DPRD Pasaman Gelar Bimtek

Pimpinan anggota DPRD Pasaman foto bersama.
Pimpinan anggota DPRD Pasaman foto bersama. (KLIKPOSITIF/Man St Pambangun)

PASAMAN, KLIKPOSITIF -- Anggota DPRD Kabupaten Pasaman melaksanakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Tugas dan Tanggung Jawab Alat Kelengkapan DPRD, Senin, 27 Mei 2019.

Bimtek Anggota DPRD Kabupaten Pasaman dilaksanakan dari tanggal 26 Mei sampai Kamis, 30 Mei 2019. Bimtek digelar di Hotel Dyan Graha Pekan Baru dengan tema "optimalisasi tugas dan tanggung jawab alat kelengkapan DPRD".

baca juga: Daliyus K Sebut Banyak Destinasi Wisata di Pasbar Belum Terkelola dengan Baik

Hadir dalam pembukaan Ketua DPRD Kabupaten Pasaman, Sekwan, Narasumber dari Ditjen OTODA Kemendagri, Ditjen Bina Keuda Kemendagri dan BPSDM Kemendagri.

Materi dalam Bimtek antara lain membicarakan Demokrasi dan Kebangsaan Indonesia, Sistim Pemerintahan Nasional dan Daerah, Kewenangan Tugas dan Fungsi DPRD.

baca juga: Pembangunan Gedung Terbengkalai, DPRD Pasaman Masih Berkantor di GOR

Selain itu, kepemimpinan dan Etika Pemerintah, penyusunan Peraturan Daerah. Pencegahan korupsi, kolusi dan nepotisme. Dan etika budaya politik, pengelolaan Keuangan Daerah. Dan yang penting sekali dalam pelaksanaan Bimtek adalah Materi Hubungan DPRD dan Pemerintah Daerah.

Pada saat pembukaan Bimtek, Ketua DPRD Kabupaten Pasaman Yasri mengatakan Bimtek itu sama dengan bensin atau solar kalau untuk mobil. Bimtek harus bisa dijadikan sebagai penguat pikiran dan pemahaman para anggota dewan.

baca juga: Akui Kesalahan, Anggota DPRD Pasaman Minta Maaf

"Ini tentunya untuk peningkatan kinerja seluruh Alat Kelengkapan Dewan (AKD) yang ada di DPRD Kab. Pasaman,” ujarnya.

Menurutnya, setiap Bimtek pasti menjadi pengetahuan baru yang menjadi kebutuhan para anggota dewan. Banyak hal yang kemudian bisa dipahami seperti kebijakan-kebijakan terbaru diiringi pemahaman dan anggaran terkait dengan kebijakan tersebut.

baca juga: Langgar PSBB dan Maki-maki Petugas di Agam, Kader Gerindra Pasaman Diberi Peringatan

“Oleh karena ini menghantarkan pengetahuan baru demi peningkatan kinerja para anggota dewan, seluruh anggota dewan harus serius dalam menjalani bimtek,” tambahnya lagi.

Yasri menekankan, yang utama dalam pemahaman melalui Bimtek ini adalah bagaimana penganggaran Pemerintah Daerah dilaksanakan.

Namun, Yasri menyayangkan, terkadang kondisi di lapangan tidak seperti yang diharapkan. Disaat pemahaman anggota legislatif sudah didapatkan mengenai pelaksanaan anggaran, ternyata bertabrakan dengan  pelaksanaan yang dilakukan oleh eksekutif.

“Padahal kebijakan ataupun penganggaran itu jelas dibicarakan dengan Kemendagri dan Kemenkeu di saat Bimtek. Ini yang sering memicu terjadi pergolakan di lapangan, DPRD yang berada di Banggar dan eksekutif yang diwakili TAPD (red-Tim Anggaran Pemerintah Daerah),” sesalnya.

Pada saat bersamaan Mukhrizal, Sekretaris DPRD Pasaman mengatakan Bimtek digelar berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 57 Tahun 2011 tentang Petunjuk Teknis Orientasi dan Pendalaman Tugas Anggota DPRD Provinsi, Kabupaten/Kota.

Di mana, kegiatan Bimtek yang ke 4 selama tahun 2019 ini dilaksanakan bekerjasama dengan Universitas Riau Pekan Baru yang bertujuan untuk mengenalkan tugas dan fungsi Anggota DPRD sebagai unsur penyelenggara Pemerintah Daerah juga sebagai keberhasilan DPRD menjalankan amanat rakyat.

"Supaya tidak terlepas dari sumber daya manusia, integritas, dan kredibilitas. Semoga dengan selesainya Bimtek ini hasilnya dapat di implementasikan dan bermanfaat bagi Kabupaten Pasaman," katanya.

[Man St. Pambangun]

Penulis: Pundi F Akbar