Lintas Timur Lampung Lumpuh, Jembatan Darurat Dibangun

Warga bersama aparat Polres Mesuji membangun jembatan darurat untuk kendaraan roda dua, Senin (17/6/2019).
Warga bersama aparat Polres Mesuji membangun jembatan darurat untuk kendaraan roda dua, Senin (17/6/2019). (Lampungpro)

KLIKPOSITIF -- Pasca jebolnya jembatan penghubung Sumatera Selatan- Lampung , Warga Desa Labuhan Permai, Kecamatan Wayserdang, Mesuji, bersama Babinkamtibmas mendirikan jembatan darurat guna bisa dilintasi kendaraan bermotor. Akibat lalu lintas lumpuh, aktifitas warga juga lumpuh karena dari dua jembatan.

Di lokasi ini juga terdapat satu jembatan yang dalam proses perbaikan. Menurut Konsultan Bina Marga, Irfin Lubis, perbaikan jembatan itu diperkirakan memakan waktu 15 hari.

baca juga: Pernah Menang di Sentul, Ini Komentar Valentino Rossi Tentang Indonesia dan Sirkuit Mandalika

Menurut dia, ini bukan akibat jembatan rapuh tapi arena kendaraan overload melebihi kapasitas. "Pekerja, alat, dan material telah kami siapkan. Kami juga sedang memperbaiki jembatan di sebelahnya, sekitar 15 hari lagi selesai dikerjakan," kata Irfan Lubis.

Terkait hal ini, Kapolres Mesuji, AKBP Edi Purnomo, mengatakan Babinkamtibmas Polres Mesuji bersama warga setempat mendirikan jembatan darurat agar aktifitas warga bisa berjalan seperti biasa.

baca juga: Survei Terbaru Ungkap Ganjar Pranowo Kandidat Teratas Capres 2024

"Setidaknya kendaraan roda dua bisa melintas, selain itu juga nanti akan kita dirikan tenda untuk menjaga keamanan, anggota Sabhara stanby di wilayah jembatan tersebut," kata Kapolres Mesuji AKBP Edi Purnomo, Senin(17/6/2019).

Edi juga memastikan, kondisi terkini sepanjang Jalan lintas Sumatera Kabupaten Mesuji tidak mengalami kemacetan dan Kondusif.

baca juga: Dapat Kabar Jokowi Tandatangani UU Ciptaker pada 28 Oktober, Serikat Buruh dan Pekerja Rencanakan Hal Ini

" Jalan tidak macet, serta kondisi tetap aman dan kondusif. Kami siaga 24 jam, dan menghimbau warga tetap jaga Kamtibmas," kata dia.

Jembatan penghubung Sumsel- Lampung jebol Senin (17/6/2019) dini hari. Akibatnya, arus lalu lintas lumpuh total dan seluruh kendaraan dialihkan ke lintas tengah melalui Kotabumi dan Way Kanan. (*)

baca juga: Pemerintah Anggarkan Rp122 Triliun untuk UMKM

Sumber: Lampungpro

Penulis: Eko Fajri