Ditarik Diam-Diam, Puluhan Juta Kas IKKS Raib

ilustrasi penggelapan
ilustrasi penggelapan (net)

LIMAPULUH KOTA, KLIKPOSITIF -- Puluhan juta uang Kas Ikatan Keluarga Kapur Sembilan (IKKS) raib saat akan melakukan penarikan beberapa waktu lalu. Hal ini disampaikan Ketua Umum IKKS Edwar Idrus kepada KLIKPOSITIF .

Ia menjelaskan setelah ditelusuri, ternyata uang tersebut dibobol oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. Uang tersebut merupakan kas paguyuban yang dikumpulkan oleh perantau yang dipergunakan untuk sosial.

baca juga: Kunker ke 50 Kota, BKKBN Sumbar Kenalkan Rebranding Bangga Kencana dan GDPK

"Ada uang sekitar Rp38 juta yang merupakan sumbangan dari donatur perantau IKKS se-Indonesia. Uang tersebut diduga dibobol oleh oknum yang tidak bertanggung jawab," kata Edwar Idrus.

Raibnya uang puluhan juta tersebut diketahui saat pengurus grup akan melakukan penarikan dana yang untuk menyalurkan bantuan pada pekan lalu. Namun dikatakannya, dana yang tersimpan dalam rekening IKKS tersebut berkurang dan habis.

baca juga: Kejati Sumbar Tetapkan Seorang Tersangka Kasus Penggelapan Dana Infak Masjid Raya Sumbar

"Hasil penelusuran setelah buku rekening dicetak, diketahui ada transaksi penarikan sejumlah uang. Transaksi ini dilakukan tanpa seizin pengurus dan mencapai Rp38 juta lebih," ujar Ketua Umum IKKS.

Lebih lanjut ia menjelaskan bahwa uang kas tersebut merupakan sumbangan anggota IKKS untuk kegiatan sosial, keagamaan serta pendidikan bagi masyarakat di kampung halaman. Dimana menurutnya setiap bulan, anggota grup selalu mengirimkan dana bantuan dengan jumlah beragam.

baca juga: Penyidik Polresta Padang Serahkan Tersangka Dugaan Penggelapan Puluhan Unit Truk ke Kejaksaan

"Setiap tiga bulan, bantuan yang terkumpul tersebut selalu disalurkan ke masyarakat yang membutuhkan," katanya.

Pihaknya pun melakukan pengecekan dan diketahui hal tersebut dilakukan oleh oknum berinisial RS. Ia merupakan salah seorang orang kepercayaan dari IKKS dan pihaknya pun telah melakukan komunikasi secara baik-baik terkait penyalahgunaan kas IKKS tersebut.

baca juga: M. Djamil: Sangat Kecil Kemungkinan Pasien dari 50 Kota Terpapar Virus Corona

"Kami telah berbicara baik-baik dengan yang bersangkutan untuk mengembalikan sejumlah uang kas yang telah ditariknya. Tapi hingga kini belum ada respon sehingga kita akan melaporkan hal ini ke pihak berwajib dan akan diproses sesuai dengan hukum yang berlaku," katanya.

Menurut rencana, anggota IKKS akan melaporkan pelaku RS ke pihak kepolisian. Hal ini setelah melakukan konsultasi dan meminta pertimbangan kepada anggota IKKS yang berjumlah sekitar 145 orang tersebut.

[Ade Suhendra]

Penulis: Agusmanto