Saksi Kunci Menghilang, Bawaslu Hentikan Laporan Politik Uang di Padang

Anggota Bawaslu Padang Firdaus Yusri
Anggota Bawaslu Padang Firdaus Yusri (KLIKPOSITIF/Joni Abdul Kasir )

PADANG, KLIKPOSITIF - Badan Pengawas Pemilu ( Bawaslu ) Kota Padang hentikan pembahasan laporan dugaan politik uang (money politic), terhadap caleg DPRD Padang dari Partai Gerindra .

"Pembahasan dihentikan di Sentra Gakkumdu, pada pembahasan kedua karena tidak terbukti sebagai pidana dan bukti-bukti yang tidak kuat," ungkap Anggota Bawaslu Padang Firdaus Yusri, Selasa, 18 Juni 2019.

baca juga: Bawaslu dan Dua Kementerian Teken SKB Netralitas ASN Saat Pilkada

Sebelumnya, Bawaslu sudah melakukan proses klarifikasi terhadap pelapor dan terlapor, termasuk juga dengan menghadirkan saksi dari kedua belah pihak.

"Hingga kami melakukan klarifikasi langsung pada saksi, tapi saksi kunci tidak ditemui keberadaannya. Bahkan keluarganya mengaku telah melaporkan kehilangan keluarganya, tidak ada yang mengetahui keberadaannya," jelasnya.

baca juga: 141 Bapaslon Diduga Langgar Aturan Protokol Kesehatan, Bawaslu Akan Laporkan ke Polisi?

Pada tahap klarifikasi sebelumnya, saksi yang sudah diundang untuk dimintai keterangan tidak hadir. Proses pemanggilan dilakukan hingga dua tahap, bahkan tim sentra Gakkumdu melakukan sistim jemput bola (mendatangi langsung ke rumah saksi).

Selain itu, tim sentra Gakkumdu juga sepakat menambah 7 hari kerja tahap klarifikasi terhadap para pihak, baik pelapor maupun terlapor. Bawaslu juga sudah memanggil pihak-pihak yang dirasa perlu, untuk dimintai keterangan terhadap laporan tersebut.

baca juga: Abdul Rahman Yakin Dapat Dukungan Kader dan Simpatisan PAN Solsel

Dalam proses meminta keterangan lebih jauh, Bawaslu Padang didampingi oleh pihak kepolisian dan Kejaksaan. Hasil klarifikasi, dibahas pada pembahasan yang kedua bersama Gakkumdu. Untuk mengkaji apakah terpenuhi unsur pidana pemilu atau tidak.

"Jika terpenuhi maka akan dilanjutkan pada penyidikan oleh pihak kepolisian. Jika tidak terpenuhi, maka akan dihentikan. Namun hasilnya, ternyata tidak memenuhi unsur makanya dihentikan dipembahasan kedua," pungkasnya.

baca juga: Bawaslu Umumkan Deretan Kerawanan Pelanggaran Pilkada di Masa Pendaftaran

Sebelumnya, sejumlah tokoh masyarakat Kelurahan Tarantang dan Kelurahan Batu Gadang Kecamatan Lubuk Kilangan mendatangi Badan Pengawas Pemilu ( Bawaslu ) Kota Padang di Jalan Batang Kasang nomor 5 Kelurahan Alai Kopi, Jumat (9/5).

Mereka melaporkan adanya indikasi kecurangan money politik (politik uang) pada daerah mereka, yang dilakukan oleh oknum caleg dari partai yang diprediksi bakal memenangkan kontestasi pada Pileg 2019.

Dugaan politik uang terjadi ketika dilakukan Pemilihan Suara Ulang (PSU) di Kecamatan Lubuk Kilangan dan sejumlah kecamatan lainnya di Kota Padang, pada 27 April lalu. (*)

Penulis: Joni Abdul Kasir