Ada yang Istimewa di Ajang MTQ Sumbar, Apa Itu?

Ilustrasi
Ilustrasi (Net)

KLIKPOSITIF -- Ada yang istimewa pada Musabaqah Tilawatil Quran ( MTQ ) Nasional Tingkat Provinsi Sumatera Barat yang ke 38 kali ini. Pejabat eselon II di jajaran Pemerintah Daerah kabupaten kota se-Sumatera Barat ikut andil dalam musabaqah. Mereka unjuk kebolehan dalam cabang Tartil Eksekutif, yang merupakan kali perdana dilombakan pada MTQ di Sumatera Barat bahkan di Indonesia.

Ketua Majelis Dewan Hakim Cabang Tartil Eksekutif Yusfrizal saat diwawancara usai final mengatakan Tartil Eksekutif perdana dilaksanakan pada Musabaqah Tilawatil Quran di Indonesia.

baca juga: Tak Punya Anggaran, Pemko Padang Tunggu Pinjaman untuk Perbaiki Traffic Light

"Cabang ini akan diusulkan ke Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) agar menjadi cabang tetap," ujar Yusfrizal, Rabu (19/06) lalu.

Menurutnya, meski kali perdana dilaksanakan di ajang MTQ , ada 23 orang pejabat eselon II se-Sumatera Barat yang mendaftar sebagai peserta cabang Tartil Eksekutif ini. Setelah melewati babak penyisihan selama tiga hari, enam pejabat berhasil melaju ke babak final yang digelar di Mesjid Iqra Sembilan Lorong, Kota Solok.

baca juga: Pelaku Pelecehan Seksual di Pariaman Ditangkap Polisi

Adapun enam dari pejabat yang berhasil lolos ke babak final, Kepala Dinas (Kadis) Kesehatan Kabupaten Tanah Datar, Hj. Yesrita Zendriannis, Kadis KB dan Pemberdayaan Perempuan kabupaten Solok Selatan, Lora Ayahanda Putri, Kepala Satpol Kota Payakumbuh. Kemudian Kadis KB dan Pemberdayaan Perempuan Kota Pariaman, Nazifah, Kadis Pemadam Kebakaran Kota padang, Hendrizal Azhar dan Kadis Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Pesisir Selatan, Hadi Susilo.

Dikatakan Yusfrizal, ada beberapa prinsip dasar yang melatarbelakangi lahirnya cabang Tartil Eksekutif ini. Selama ini pengembangan pembelajaran Alquran hanya di kalangan masyarakat, mulai TPA, MDA dan TPQ.

baca juga: Tak Ada Lockdown di Guguak Tinggi Agam, Masyarakat: Situasi Aman Saja

“Dengan adanya cabang ini akan ada gerak pengembangan pembelajaran alduran di instansi pemerintah. Disela-sela rutinitas tugas fungsi instansi pemerintah ada waktu ektra untuk pengembangan rohani,” papar Yufrizal didampingi dewan hakim lainnya yang juga berasal dari pejabat Kementerian Agama.

Diiakui Yufrizal melihat penampilan peserta cabang tartil eksekutif ini tidak kalah dengan penampilan qori qoriah yang setiap hari berlatih. Namun karena ini cabang tambahan dan perdana maka format penilaiannya sedikit berbeda dengan cabang yang ada di MTQ .

baca juga: Terus Berlanjut, Agam Tambah 2 Kasus COVID-19 Hari Ini

“Untuk penilaian kita belum menetapkan standar penuh. Kita masih menilai indikator dasarnya saja, bidang tajwid (makharijul huruf, sifatul huruf), bidang fashohah (wakaf wal ibtida, muroatul kalimat, muratul ayat). Kemudia bidang suara dan lagu digabung menjadi satu,” terang Kasi pada Bidang Urais dan Binsyar ini.

Di tempat terpisah Walikota Solok, Zul Elfian didampingi Kepala Kantor Kemenag Kota Solok H. Afrizen, mengatakan bahwa cabang Tartil Eksekutif untuk pejabat eselon II salah satu inovasi baru yang digagas Panitia Pelaksana . Tujuannya sebagai ajang silaturrahmi para pejabat dari berbagai daerah se-Sumatera Barat dan untuk memeriahkan perhelatan MTQ provinsi Tahun ini.

“Terlaksananya cabang lomba Tartil eksekutif ini, hendaknya mampu menjadikan pejabat di Sumbar untuk termotivasi mempelajari, mendalami dan memahami isi kandungan Al Qur’an,“ harap Wali Kota.

Walikota juga menyampaikan cabang lomba ini sangat diminati, terlihat dari respon masyarakat sangat tinggi, karena berdampak kepada pengamalan individu ASN. "Semoga kedepan cabang lomba ini dapat berkelanjutan,” lanjut orang nomor satu Kota beras ini.

Sementara itu, salah seorang peserta, Nazifah Kepala Dinas KB dan Pemberdayaan Perempuan Kota Pariaman mengatakan selain memperdalam bacaan Alquran musabaqah eksekutif ini bisa menyemangati semua pejabat di Sumatera Barat membaca Alquran lebih baik lagi.

Diakui istri Kepala Kankemenag Kabupaten Padang Pariaman, H. Helmi ini sebelum berlomba ia juga melewati TC (Traning Center) seperti kafilah lainnya. “Karena perdana ikut musabaqah, diawal penampilan saya sempat grogi. Harapan kita ke depan musabaqah eksekutif ini bisa dilanjutkan pada musabaqah berikutnya,” tutur Nazifah didampingi Suami.

Pengumuman pemenag lomba cabang tartil eksekutif ini akan diumumkan pada penutupan MTQ N ke 38 tingkat provinsi Sumatera Barat, Jumat (21/6) di Lapangan Merdeka Kota Solok. (*)

Sumber: Kemenag

Penulis: Eko Fajri