Belasan Wali Murid Laporkan PPDB, Ombudsman Sumbar Segera Bertemu Disdik

Wali murid mengadu ke Ombudsman Sumbar
Wali murid mengadu ke Ombudsman Sumbar (KLIKPOSITIF/ Halber)

PADANG , KLIKPOSITIF -- Belasan orang tua siswa mendatangi kantor Ombudsman Sumbar pada Kamis 4 Juli 2019 sekitar pukul 10.00 WIB, untuk mengadukan pelayanan yang diberikan oleh Dinas Pendidikan Kota Padang dan juga terkait pelaksanaan PPDB didaerah itu.

Belasan wali murid itu mengadu karena anaknya tidak diterima di sekolah tempat ia mendaftarkan anaknya.

baca juga: Bawa Sabu, Seorang Pria Ditangkap di Depan Mapolres Pariaman

Yohandri (38) salah seorang wali murid yang mendaftarkan anaknya untuk sekolah di SMP 1 Padang , mengaku mengadukan perihal PPDB tersebut ke Ombudsman karena sebelumnya sudah mengadu ke Dinas Pendidikan Kota Padang .

"Kami sebelumnya sudah ke Dinas Pendidikan , tapi jawaban mereka seperti tidak menganggap kami dan jawabannya asal saja," ujarnya, di kantor Ombudsman Sumbar .

baca juga: Proses Verifikasi Faktual Pilkada di Pessel Berjalan Lancar

Menurutnya, pihak Dinas Pendidikan menganjurkan untuk yang tidak memiliki ( Pendidikan Keluarga Harapan) PKH agar sekolah di sekolah swasta saja.

"Masa jawabannya mengharuskan anak kami sekolah di sekolah swasta, itu kan jawaban tidak seharusnya," katanya.

baca juga: Pantai SUTA Kampung Pandan, Objek Wisata 90-an yang Kini Hadir Kembali

Ia menganggap anaknya seharusnya lulus di sekolah favorit.

"Seharusnya anak kami lulus karena nilai anak kami lebih tinggi dari pada yang lulus di sekolah itu," lanjutnya.

baca juga: Pemko Padang Targetkan Pertumbuham Ekonomi Tak Minus

Sehubungan dengan itu, pihak Ombudsman Sumatera Barat, menyatakan telah menerima laporan dari 15 orang masyarakat terkait tidak diterimanya anaknya di beberapa sekolah negeri yang ada di Kota Padang .

"Tadi kami sudah menerima laporan dari masyarakat tentang anaknya yang tidak lulus di beberapa sekolah negeri," ujar Kepala Keasistenan Bidang Laporan dan Ferifikasi Ombudsman Sumbar , Zulnesa Rahman.

Ia mengatakan bahwa pihaknya masih melakukan verifikasi terkait laporan belasan orang tua siswa tersebut. "Nanti kami akan verifikasi terlebih dahulu laporannya dan kami akan melengkapi data-data pelaporannya," lanjutnya.

Dari laporan tersebut, pihaknya akan menemui Kepala Dinas Pendidikan Kota Padang dan Sumatera Barat terkait laporan itu.

"Siang ini kami akan meminta penjelasan dari Dinas Pendidikan terkait laporan tersebut," lanjutnya.

Selanjutnya, ia mengatakan bahwa pihaknya akan memroses laporan itu dan akan meneruskannya ke Ombudsman pusat.

"Jika laporan ini memang bisa diprosesk, maka kami akan meneruskannya ke pusat nantinya," tutupnya. [Halbert Caniago]

Penulis: Eko Fajri