Tak Kenal Menyerah, Demi Kejar Cita-cita jadi Tentara Arya Rela Bekerja Dipencucian Motor

Arya, tampak masih berpakaian sekolah saat mencuci motor di Panjul Steam, Batu Basa
Arya, tampak masih berpakaian sekolah saat mencuci motor di Panjul Steam, Batu Basa (KLIKPOSITIF/ Rahesa)

PADANGPARIAMAN , KLIKPOSITIF - Arya namanya, pelajar kelas 1 SMA 1 Batu Basa, Padang Pariaman itu punya tekat gigih dalam berusaha dan mengelola waktu kesehariannya. Betapa tidak, sepulang sekolah Arya langsung bekerja di salah satu pencucian di kawasan tersebut.

Panjul Steam adalah tempat Arya bekerja mencuci kendaraan. Tak hanya sepulang sekolah, waktu istirahat sekolah dimanfaatkannya juga untuk bekerja.

baca juga: PH Mulyadi Sebut Hal Ini Terkait Penetapan Kliennya Sebagai Tersangka

"Sepulang sekolah saya terus ke sini. Bahkan kalau cucian banyak tak jarang saat istirahat sekolah saya langsung bekerja dan bisa menyelesaikan dua unit motor untuk dicuci, " ungkap Arya, saat ditemui di lokasi pencucian motor tempatnya bekerja, Kamis 4 Juli 2019.

Arya mengatakan, setiap unit kendaraan yang dicucinya, upah yang diterima adalah sebagian dari biaya pencucian. "Satu unit motor saya dapat Rp5 ribu, dari 10 ribu biaya pencucian," kata dia.

baca juga: JK Dituding Dibalik Penangkapan Edhy, Ini Kata Jubir

Arya mengaku, dia hidup dari keluarga yang punya ekonomi biasa-biasa saja. Namun dia enggan menceritakan perihal orang tua atau ekonomi orang tuannya.

Perihal itu, dia mengatakan kalau tidak bekerja, dirinya tidak bisa untuk belanja sekolah.

baca juga: Teror Harimau di Jorong Lurah Ingu: Bertatapan Muka dengan Inyiak

"Pekerjaan ini, upahnya untuk belanja sekolah, " sebut Arya.

Dikatakannya juga, selain itu, jika rezeki melimpah dia tidak lupa berbagi. Arya juga miliki jiwa dermawan. Dari setiap upah yang diterima, dia sisihkan satu ribu rupiah untuk disumbangkan.

baca juga: Penyidik Polda Dihadang Laskar di Rumah Habib Rizieq, FPI Minta Maaf

"Saya sisihkan satu ribu untuk disumbangkan. Sekali seminggu saya sumbangkan, bisa saja ke mushala atau saat jumatan, " ungkapnya.

Menelisik kisah hidup Arya serta melihat lebih jauh pekerjaan yang ia lakoni, ternyat sudah 3 tahun lamanya.

Panjul (29) pemilik Panjul Steam mengatakan bahwa Arya merupakan keryawan yang tekun selama ini.

"Saya salut dengan kegigihannya. Tak kenal waktu dan tidak gengsi. Dia bekerja dimana ada kesempatan. Bahkan saat berpakaian sekolah dia bekerja, " jelas Panjul.

Terkait semua itu, Panjul menaruh simpati dengan cara Arya dalam mengelola waktu dan kegigihan. Menurutnya, Arya sosok pelajar yang tekun berusaha dan punya semangat juang tinggi.

"Dia bercita-cita mau jadi tentara katanya," sebut Panjul. (RHS)

Penulis: Eko Fajri