Populasi Sapi Surplus, Pessel Hanya Punya Empat Dokter Hewan

Sekretaris Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Pesisir Selatan, Yosro didampingi Kasi Kesehatan Masyarakat Veteriner, Joni Alvian
Sekretaris Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Pesisir Selatan, Yosro didampingi Kasi Kesehatan Masyarakat Veteriner, Joni Alvian (KLIKPOSITIF/ Kiki Julnasri)

PESSEL , KLIKPOSITIF -- Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat mengungkapkan, hingga kini daerah ini masih kekurangan tenaga dokter dan paramedis hewan .

Data Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Pesisir Selatan mencatat kondisi ini seiring dengan populasi sapi di daerah ini, dimana dari 82 ribu ekor pupulasi, Pesisir Selatan hanya memiliki empat dokter hewan saja.

baca juga: KPU Tanah Datar Tetapkan Eka Putra - Richi Aprian Sebagai Bupati dan Wabup Terpilih Pilkada 2020

"Dari enam Puskeswan, kita hanya memiliki empat dokter hewan . Dan dibantu 20 tenaga medis untuk 15 kecamatan," ungkap Sekretaris Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Pesisir Selatan, Yosro didampingi Kasi Kesehatan Masyarakat Veteriner, Joni Alvian kepada KLIKPOSITIF .

Ia menyebutkan, seharusnya untuk memaksimal kerja setidaknya daerah ini memiliki enam dokter hewan , diantaranya sesuai dengan ketersedian Puskeswan yang ada.

baca juga: Polemik Kerudung di SMK, MUI Sumbar: Seperti Diframing, Telusuri Masalah Ini dengan Benar

"Untuk mencegah layanan yang kurang optimal. Minimal setiap Puskeswan ada dokternya, ditambah tenaga untuk dilapangan," ujarnya.

Lanjutnya, minimya keberadaan dokter hewan di daerah tersebut karena dalam lima tahun terakhir tidak ada formasi pengangkatan ASN untuk dokter hewan , termasuk tahun 2018 lalu.

baca juga: Simpan Sabu di Dapur, Suami-Istri di Tanah Datar Ini Dibekuk Polisi

"Tahun ini kabarnya akan ada pembukaan formasi dokter hewan sebanyak enam orang dan akan kita ajukan nanti," terangnya.

Kendati demikian, pihaknya tetap berupaya untuk memaksimalkan pelayanan. Meski hingga kini petugas yang ada masih belum bisa melayani keluhan peternak secara optimal.

baca juga: MK Putuskan Pilkada Kota Solok Tidak Masuk PHPU, KPU Tetapkan Paslon Terpilih

Diketahui, Pesisir Selatan merupakan salah satu daerah memiliki populasi sapi surplus, diantaralain Pesisir Selatan memiliki plasma nutfah jenis Sapi Pesisir. Dimana, dari 82 ribu ekor populasi sapi tahun 2018, 65 ribu ekor merupakan sapi betina produktif. (Kiki Julnasri)

Penulis: Eko Fajri