TPA di Desa Tungkal Pariaman Akhirnya Dibuka, Pemda Sanggupi Lima Tuntutan Warga

Warga sempat blokade jalan ke lokasi TPA kemarin (Senin, 15/7)
Warga sempat blokade jalan ke lokasi TPA kemarin (Senin, 15/7) (KLIKPOSITIF/ Rahesa)

PARIAMAN , KLIKPOSITIF - TPA Sampah yang sempat di tutup warga Dusun Durian Gadang, Desa Tungkal, Pariaman sudah dibuka oleh warga usai negosiasi dengan pihak Dinas Pemko Pariaman . Pihak Dinas terkait menyanggupi 5 tuntutan warga tersebut dalam kurun waktu sepekan.

Diketahui, jika tuntutan tersebut tidak diindahkan Pemerintah, warga kembali akan menutup pembuangan sampah itu.

baca juga: Polisi Masih Dalami Kasus Penyegelan Rumah Wabup Solok

Kepala Dusun Durian Gadang Edi Zuhelmi menyebutkan jika tuntuntan warga tidak juga dipenuhi maka sampai kapanpun truk sampah tidak akan dibiarkan masuk ke TPA.

"Sudah ada negosiasi kemarin sore. Pihak Dinas terkait menyanggupi tuntutan tersebut. Ini jelas berdampak baik, kabarnya selama tempat pembuangan sampah itu di blok warga, sampah di Kota berserakan," kata Edi Selasa 16 Juli 2019.

baca juga: Polres Dharmasraya Gagalkan Peredaran 20 Paket Sabu

Adapun lima tuntutan warga Dusun Duriang Gadang Desa Tungkal Selatan adalah:

1. Mohon diberikan masyarakat jaminan kesehatan khusus
2. Mohon diberikan dana kompensasi per KK
3. Datangkan alat untuk mengolah sampah
4. Pengadaan air bersih untuk wilayah Tungka
5. Tingkatkan kesejahteraan karyawan pekerja di TPS

baca juga: Nenek 75 Tahun Ditemukan Meninggal di Jalan Nipah Padang

Dilain pihak, Kasi Prasarana Kebersihan Perkim dan LH, Tri Armi Junaidi, membenarkan perihal pembukaan gerbang pembuangan sampah yang diblok warga setempat.

"Iya, Senin (15/7) sore sudah ada negosiasi. Sampah-sampah kembali di buang kesana. Terkait poin-poin tuntutan warga itu kami bawa dulu ke pimpinan. Hasilnya sampai sekarang masih kami nantikan, " jelas Tri Armi.

baca juga: Ini 8 Tragedi yang Pernah Tercatat di Kalibata City

Disebutkannya juga, pihaknya punya waktu seminggu untuk membawa tuntutan warga ke Pemko, sehingga ada hasil terkait masalah tersebut.

Sebelumnya, pemblokiran gerbang sampah tersebut dilakukan warga karena pencemaran terjadi akibat sampan yang menumpuk tidak terkelola dengan baik.

Perihal itu diakui oleh Kabid Kebersihan dan Pertamanan DLH, Pariaman , Risman. Saat dihubungi dikatakannya tumpukan sampah di TPST Durian Gadang makin banyak volumenya dan belum terolah karena alat exavatornya rusak.

"Kalau peralatan itu tidak rusak, sampah tentu terolah dengan baik, ada yang dijadikan kompos dan sampah unorganik di pungut pemulung," kata Risman. (RHS)

Penulis: Eko Fajri