10 Desa di Sawahlunto Akan Melakukan Pilkades Serentak

Kantor Balaikota Sawahlunto
Kantor Balaikota Sawahlunto (Muhammad Haikal/Klikpositif)

SAWAHLUNTO , KLIKPOSITIF -- Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Masyarakat Desa , Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos - PMD PPA) Dedi Syahendri mengatakan, tahun ini sebanyak 10 Desa di Sawahlunto akan menggelar Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak.

"Pilkades serentak dijadwalkan digelar pada 10 Oktober 2019 mendatang, proses yang dilakukan saat ini kami sedang mengumpulkan data panitia Pilkades tersebut," katanya di Sawahlunto , 17 Juli 2019.

baca juga: Andre Rosiade Minta Menteri BUMN Percepat Pengalihan Lahan PTBA di Sawahlunto

Dedi menambahkan, setelah rekapitulasi data panitia Pilkades rampung, akan dilanjutkan dengan pemberian sosialisasi. "Untuk pengumuman bakal calon Kades, kita jadwalkan pada 23 Agustus 2019 mendatang," ujarnya.

Lebih jauh Dedi menambahkan, persiapan lainnya untuk Pilkades berupa kotak suara sempat terkendala, karena logistik kotak suara milik KPU Sawahlunto yang digunakan di Pilpres dan Pileg belum boleh digunakan. Sementara, logistik kotak suara pada Pilkada 2018 lalu sudah dilelang.

baca juga: Bahas Pengalihan Aset Pascatambang, Andre Rosiade Fasilitasi Wako Sawahlunto Bertemu Dirut Mind ID-PTBA

"Namun kita sudah menemukan solusinya, dengan meminjam kotak suara dari KPU Lima Puluh Kota. Dalam waktu dekat akan kita jemput," katanya lagi.

Diketahui, 10 Desa yang akan melakukan pemilihan yakni Desa Kubang Tangah, Desa Lunto Barat, Desa Lunto Timur, Desa Lumindai, Desa Balai Batu Sandaran, Desa Silungkang Duo, Desa Santur, Desa Kolok Nan Tuo, Desa Batu Tanjung dan Desa Kumbayau.

baca juga: Gubernur Sumbar Canangkan Gerakan Produksi dan Minum Madu Galo-galo di Sawahlunto

Sementara itu, Wali Kota Sawahlunto Deri Asta mengatakan, masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam Pilkades nanti, sehingga bisa menghasilkan Kepala Desa yang berkualitas dan sesuai dengan harapan.

"Yang paling utama, dalam Pilkades ini jangan sampai merusak silahturahmi, silakan berkompetisi dengan sebaik-baiknya. Di Sawahlunto kita selalu tidak ada konflik sama berbagai pemilihan, itu yang kita rawat dan kita jaga," katanya.

baca juga: Program PUPR, 9 Desa di Pariaman Terima Bantuan Rp300 Juta

Penulis: Muhammad Haikal