Bupati Pessel Targetkan Seluruh Puskesmas Punya Ruang Rawat Inap

Bupati Pesisir Selatan Hendrajoni memotong pita sebagai tanda dibukanya pelayanan ruang rawat di Puskesmas Sutera
Bupati Pesisir Selatan Hendrajoni memotong pita sebagai tanda dibukanya pelayanan ruang rawat di Puskesmas Sutera (KLIKPOSITIF/ Kiki Julnasri )

PESSEL, KLIKPOSITIF - Bupati Pesisir Selatan, Hendrajoni meresmikan penggunaan bangunan ruang rawat inap Puskesmas Kecamatan Sutera, Sabtu 20 Juli 2019.

Hendrajoni mengungkapkan, Puskesmas yang sudah memiliki ruang rawat inap, telah dilengkapi dengan pelayanan unit gawat darurat (UGD) salah satunya di Sutera.

baca juga: Soal Hasil Swab Pedagang Pasar Painan Gugus Tugas COVID-19 Pessel Minta Maaf, Jubir: Hasilnya Negatif

"Ini sejarah buat kita, cita-cita rakyat Sutera menginginkan Pukesmas seperti ini sejak 2007. Namun, hari ini baru terealisasi, dan ini harus kita banggakan," ungkapnya.

Ia menyebutkan, adanya peningkatan tambahan layanan. Setiap Puskesmas harus memiliki peningkatan pelayanan yang baik pula.

baca juga: Miris, Warga di Nagari Surantih Pessel Dapati Beras Bantuan Berbau dan Kekuningan

"Saya minta layani pasien dengan senyum, salam, sapa. Jangan, sampai tidak melayani masyarakat karena tidak ada biaya," sebutnya.

Sedikitnya, kata Hendrajoni dari 20 Puskesmas yang ada di Pesisir Selatan, saat ini serbanyak 12 Puskesmas sudah dibangunkan ruang rawat inap khusus serta pelayanan UGD.

baca juga: Polemik Pembagian Beras CBP, Pemkab Pessel Bakal Panggil Camat dan Wali Nagari

"Sekarang sudah ada 12 rawat inap. Jadi 2021, saya targetkan seluruh Puskesmas harus ada rawat inap," jelasnya.

Selain pelayanan yang maksimal, Bupati juga meminta setiap Puskesmas harus memiliki lingkungan yang bersih dan indah. Sebab, kebersihan dan keindahan menurut kunci dari kesehatan.

baca juga: Gubernur Sumbar Sebut Ada Kecamatan yang Di-lockdown Sama Bupatinya

"Karena Puskesmas harus bersih dan indah. Jangan ada Puskesmas yang kumuh saya tidak suka itu. Kepala Puskesmas harus berinovasi untuk itu," tutupnya. (Kiki Julnasri)

Penulis: Joni Abdul Kasir