Setalah 30 Tahun, Pidato Rahasia Richard Nixon Tentang Misi Apollo 11 Terungkap

Apollo 11.
Apollo 11. (Shutterstock)

KLIKPOSITIF -- Setelah bertahun-tahun lalu sejak misi Apollo 11 yang mengirimkan tiga astronot ke Bulan, pidato rahasia Presiden Amerika Serikat Richard Nixon mengenai misi tersebut terungkap. Richard Nixon rupanya telah mempersiapkan sebuah pidato jika Neil Armstrong dan timnya gagal menginjakkan kaki di Bulan.

Bersama dengan stafnya, William Safire, Richard Nixon telah menyusun pidato jika seandainya skenario terburuk terjadi, mengingat tingkat risiko yang tinggi pada misi Apollo 11. Ia berencana untuk menyampaikan berita duka jika seandainya misi tersebut gagal dalam sebuah pidato kepada publik.

baca juga: Timothy, Orang Pertama yang Sembuh dari HIV Meninggal akibat Leukemia

Dilansir dari Life Science, dalam pidato tersebut Richard Nixon akan menyebut nama-nama astronot yang bertugas dalam misi.

"Nasib telah membawa orang-orang itu pergi ke Bulan untuk menjelajah dengan damai dan akan tetap di sana untuk beristirahat dengan tenang. Orang-orang pemberani ini, Neil Armstrong dan Edwin Aldrin tahu bahwa tidak ada harapan untuk mengubah nasib mereka. Tetapi mereka juga tahu bahwa mereka berkorban untuk harapan umat manusia. Untuk setiap manusia yang memandang Bulan di malam-malam yang akan datang, mereka akan tahu..." tulis pidato tersebut.

baca juga: KRI Sultan Hasanuddin 366 Gelar Latihan Bersama Kapal Perang Turki, Ini Tujuannya

Naskah pidato Richard Nixon ini baru terungkap 30 tahun kemudian. Setelah sukses menjejakkan kaki di Bulan, Presiden Amerika Serikat itu menjadi orang pertama yang melakukan komunikasi dengan para astronot melalui kontrol misi NASA di Houston. Kalimat pertama yang diucapkan oleh Richard Nixon berbunyi, "Seluruh dunia bangga dengan kalian..."

Saat ini, naskah pidato tersebut tersimpan di Perpustakaan dan Museum Kepresidenan Richard Nixon. (*)

baca juga: Peneliti Jepang: Tes Swab Tidak Diperlukan Lagi, Ini Alasannya

Sumber: Hitekno

Penulis: Eko Fajri