Rektor UNP Minta Mahasiswa Waspadai Penyebaran Paham Radikalisme di Kampus

Rektor UNP Ganefri
Rektor UNP Ganefri (Istimewa )

PADANG, KLIKPOSITIF - Rektor Universitas Negeri Padang (UNP), Ganefri mengingatkan mahasiswa baru untuk dapat mewaspadai paham radikalisme yang masuk kampus. Pasalnya, paham radikalisme negatif seperti intoleransi, anti Pancasila, anti NKRI dan penyebaran paham takfiri yang dapat berujung pada aksi terorisme akhir-akhir ini sudah sangat mengawatirkan.

"Memang dalam pengembangan soft skill mahasiswa harus banyak berorganisasi, aktif membangun jaringan, dan berkolaborasi namun mahasiswa harus berhati-hati jangan sampai mahasiswa UNP terpengaruh paham-paham yang menyesatkan dan mengarah pada radikalisme ," kata Ganefri, Jumat, 26 Juli 2019.

baca juga: Awasi Terkait Ajaran Agama, Pemko Payakumbuh Sosialisasikan Pengawasan Aliran Kepercayaan Masyarakat

Ganefri mengatakan, banyak aktifitas-aktifitas kelompok atau komunitas mahasiswa yang membuat berbagai kegiatan yang dimulai dengan diskusi atau seminar, dan mahasiswa harus bisa memilah jangan sampai terjebak dengan paham-paham radikal atau paham teroris yang masuk lewat kegiatan tersebut.

"Tugas mahasiswa salah satunya menjaga kesatuan Republik Indonesia, dan dalam kegiatan ini mahasiswa akan ditanamkan nilai karakter, budaya, empati dan nilai bagaimana menjaga keutuhan bangsa Indonesia," sebut Ganefri.

baca juga: Cegah Radikalisme, Peneliti dari IAIN Bukittinggi Sarankan Hal Ini

Ganefri melanjutkan, keterbukaan informasi saat ini harus mampu disaring oleh mahasiswa. Jangan sampai terjebak dengan permasalahan-permasalahan yang berpotensi terjadinya perpecahan sesama mahasiswa atau kelompok.

Lebih lanjut, Ganefri mengatakan, pihaknya akan membatasi komunitas atau kelompok mahasiswa yang mengundang narasumber dari luar kampus. Hal tersebut untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan terkait materi yang diberikan.

baca juga: Din Syamsuddin Dituduh Radikal, MUI : Fitnah Keji dan Merupakan Sebuah Kebodohan

"Kampus akan materi khusus kepada mahasiswa baru agar bisa membentengi diri dari paparan radikalisme ," sambung Ganefri.

Sebagai salah satu universitas yang paling banyak menerima mahasiswa baru, pihaknya akan terus melakukan pengawasan menyeluruh dan meningkatkan kedisiplinan terkait akses keluar masuk kampus. Karena itu radikalisme dan terorisme harus dilawan demi untuk menyelamatkan masa depan generasi muda. (*)

baca juga: Mahfud MD: Din Syamsuddin Bukan Penganut Paham Radikalisme

Penulis: Joni Abdul Kasir