HKG PKK ke-47, Gubernur Apresiasi Pengabdian Seluruh Kader PKK Terhadap Masyarakat

Mendagri Tjahjo Kumolo disaksikan Gubernur Irwan Prayitno dan Wakil Gubernur Nasrul Abit saat sirih dalam carano saat pembukaan HKG PKK di RTH Imam Bonjol, Padang.
Mendagri Tjahjo Kumolo disaksikan Gubernur Irwan Prayitno dan Wakil Gubernur Nasrul Abit saat sirih dalam carano saat pembukaan HKG PKK di RTH Imam Bonjol, Padang. (Ist)

PADANG, KLIKPOSITIFKemeriahan Hari Kesatuan Gerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (HKG- PKK) Nasional selama empat hari dari tanggal 24 hingga 27 Juli 2019 menyita perhatian masyarakat. Kegiatan ini juga dihadiri Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Thahjo Kumolo saat pembukaan kegiatan.

Menariknya dalam kegiatan ini tidak hanya menampilkan pertunjukan kesenian dari Sumbar saja. Namun juga ada pertunjukan busana dari istri gubernur yang merupakan Ketua TPKK di daerahnya, dengan menampilkan busana daerahnya masing-masing.

baca juga: Pelepasan Jenazah Bupati Irdinansyah Tarmizi di Indo Jolito, Ahli Bait Sampaikan Permohonan Maaf

Kemudian, mereka juga melakukan atraksi lomba marandang bersama dari masing-masing daerah, terlihat kepiawaian dari istri gubernur dan rombongan PKK dalam meracik masakan terlezat di dunia tersebut.

Lalu, ada pameran dari masing-masing daerah yang ada di Sumbar , dengan menampikan dan menjual produk UMKM dari daerahnya. Dan, ada juga makan bajamba bersama serta kegiatan lainnya.

baca juga: Ninik Mamak Kecamatan IX Koto Nyatakan Dukungan Ke Pasangan SR-Labuan

Gubernur Sumbar , Irwan Prayitno menyampaikan apresiasi atas pengabdian seluruh kader PKK kepada keluarga dan masyarakat.

"Untuk meningkatkan kualitas hidup keluarga, kader PKK mengabdi melalui 10 Pokok PKK. Salah satu bentuknya adalah dengan menciptakan kreasi dan inovasi yang dilaksanakan oleh PKK semata-mata dalam membawa kualitas hidup keluarga menjadi lebih baik dan sejahtera, sehingga kita semua patut berterimakasih kepada seluruh kader PKK," ujarnya saat penutupan HKG PKK ke 47 tahun di RTH Imam Bonjol, Padang, Sabtu (27/7).

baca juga: Instruksi Pelarangan Pesta Nikah Diabaikan Warga, Pemkab Pessel : Camat dan Wali Nagari Harus Proaktif

Selain itu Gubernur, mengucapkan rasa terimakasih kepada seluruh peserta HKG PKK, terutama yang berasal dari luar Sumbar karena sudah  beramai-ramai datang kesini, dan itu menjadi sebuah kebanggan bagi kami dan semoga menjadi hal yang selalu dapat dikenang.

“Kami harap selama di Sumbar menjadi kenangan dan nostalgia kita bersama diantara para tamu-tamu dengan tuan rumah,” sebutnya.

baca juga: Pemko Pariaman Kembali Salurkan Bibit Pertanian

Sementara itu, Ketua TP PKK Sumbar , Ny Nevi Irwan Prayitno berharap HKG PKK tahun ini di Sumbar menjadi yang terbaik dan pada tahun nanti semua kader PKK dapat bertemu di HKG selanjutnya di Kalimantan Timur.

Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tjahjo Kumolo mengatakan, gerakan Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) dalam membantu tugas pemerintah dan pembangunan telah diakui dunia internasional seiring dengan usianya yang sudah mencapai ke 47 tahun.

"Diusia PKK yang ke 47 tahun ini sudah banyak kontribusi yang diberikan dalam membantu tugas pemerintah selama ini, bahkan PKK yang dipelopori sejak zaman Mendagri Bapak Supardjo Rustam sudah diakui secara internasional," katanya.

Disebutkannya, gerakan PKK kini mengintegrasikan program menjadi isu-isu krusial terkait peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang menjadi program prioritas Presiden Joko Widodo.

"Sekarang gerakan PKK melakukan integrasi program kepada isu-isu yang menjadi permasalahan kerentanan keluarga, angka kematian ibu hamil yang masih tinggi, stunting dan gizi anak, ini harus semakin digerakkan dan diorganisir karena program Pak Jokowi untuk meningkatkan kualitas SDM tergantung pada penyelesaian permasalahan keluarga," ungkapnya.

Ketua Umum TP PKK Pusat, Ny Erni Guntarti Tjahjo Kumolo, mengungkapkan, bahwa PKK merupakan harmonisasi dua unsur manajemen, yaitu manajemen pembangunan dan pemerintahan. Di satu sisi, kesejahteraan keluarga dan masyarakat merupakan faktor penting dalam manajemen pembangunan, sedangkan di sisi lain pembangunan adalah kunci manajemen pemerintahan.

"Melalui pertukaran informasi antar provinsi, kabupaten dan kota yang hadir dalam HKG PKK di Padang diharapkan PKK dapat memanfaatkan kesempatan untuk menambah pengetahuan dan wawasan dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga di seluruh Indonesia," pungkasnya.

Penutupan dihadiri oleh Ketua Umum TP-PKK Pusat Ny Erni Guntarti Tjahjo Kumolo, Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit, Wakil Ketua TP PKK Sumbar Ny Wartawati Nasrul Abit, Ketua TP PKK Provinsi se Indonesia, Ketua TP PKK Kab/ Kota se Sumbar serta Bupati/ Walikota se Sumbar .

Dalam rangkaian penutupan tersebut, juga diserahkan bantuan sosial bagi kader-kader PKK yang kurang mampu. Selain itu juga diumumkan stand pameran terbaik selama penyelenggaran HKG PKK dari 24-27 Juli 2019.

Pemenang stand pameran terbaik selama penyelenggaraan HKP PKK tingkat nasional ke-47 Di Sumbar :

Juara I: Provinsi Sumatera Selatan
Juara II: Provinsi Maluku
Juara III: Kabupaten Kepulauan Mentawai
Harapan I: Provinsi Sulawesi Selatan
Harapan II: Kota Sawahlunto

Lima penampilan terbaik fashion show baju adat sebagai berikut : Sulsel, Bali, Jatim, Sumsel dan Papua

Lomba marandang :
1. Jateng
2. Bengkulu
3. Sumbar
4. Gorontalo
5. Babel
6. Jogjakarta. (Adv)

[Joni Abdul Kasir]

Penulis: Webtorial