Ulang Tahun Ke-350 Kota Padang, Walikota Fokuskan Pendidikan, Pariwisata dan Perdagangan

Pengunjung Pantai Padang sedang berfoto ria
Pengunjung Pantai Padang sedang berfoto ria (KLIKPOSITIF/Joni Abdul Kasir )

PADANG, KLIKPOSITIF - Walaupun tanpa paripurna DPRD, peringatan ulang tahun Kota Padang berlangsung meriah dan dihadiri sejumlah tokoh dan pejabat tinggi di Sumatera Barat. Perayaan ulang tahun ke 350 berlangsung di Kantor DPRD Padang, Rabu, 7 Agustus 2019.

Pada usia 3,5 abad, Walikota Padang Mahyeldi Ansharullah fokus mengembangkan sektor pendidikan, pariwisata dan perdagangan. Hal itu sesuai dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) Kota Padang 2019-2024.

baca juga: Kubus Apung Dipasang Kembali, DLH: Lokasi Ini Lebih Pas

Diuraikannya satu persatu, dalam mewujudkan masyarakat kota Padang yang madani berbasis pendidikan, perdagangan, pariwisata unggul serta berdaya saing, telah ditetapkan 7 misi yang akan dilaksanakan selama lima tahun kedepan.

Meningkatkan kualitas pendidikan yang menghasilkan sumber daya manusia yang beriman, bersih tertib dan bersahabat, dan menghargai kearifan lokal.

baca juga: Pemko Padang Kekurangan Anggaran untuk BLT Kedua

Sektor pariwisata, Mahyeldi mengaku saat ini tengah berusaha mengupayakan Kawasan Wisata Terpadu (KWT) Gunung Padang. Seiring itu, juga mendorong masyarakat untuk berpartisipasi dalam mengelola objek wisata di lingkungannya dengan nyaman, dan berkesan bagi wisatawan.

Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini berharap dengan mulai tumbuhnya kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam mengelola wisata membuat kemajuan di dunia pariwisata. Khususnya, pariwisata di bagian wilayah timur Kota Padang . Sehingga menarik para wisatawan dan tamu-tamu ke Kota Padang .

baca juga: ITP, Kampus Pencetak Mahasiswa yang Siap Berkompetisi dalam Dunia Industri

Begitu juga sektor perdagangan, Mahyeldi berjanji akan mewujudkan kota Padang sebagai pusat ekonomi kreatif. Dengan melaksanakan program unggulan diantaranya yang pertama melanjutkan betonisasi dan pengaspalan jalan, serta perbaikan drainase dan pengendalian banjir secara terpadu.

Disamping itu, Mahyeldi juga mengatakan kilas balik terbentuknya kota Padang. Hari jadi Kota Padang ini memiliki story sejarah. Masyarakat bahu-membahu malakukan penyerangan terhadap tentara Belanda yang ada di Muaro. Dengan membawa obor untuk mengingatkan penyerangan yang dilakukan oleh masyarakat Kuranji dan Pauh terhadap loji-loji Belanda.

baca juga: Website Pemerintah Kota Padang Dilaunching Untuk Kedua Kalinya

"350 tahun yang lalu masyarakat Kota Padang membohongi tentara Belanda dengan obor," kata Mahyeldi.

Kali ini diperkirakan lokasinya, yang berada di Muaro Padang tanggal 6 Agustus 1669 yang dijadikan sebagai sejarah lahirnya Kota Padang. karena pejuang waktu itu membawa obor yang terkesan banyak. Sehingga Belanda tertipu pada waktu itu, dan loji-loji Belanda bisa direbut, serta dikuasi.

"Penyerangan loji Belanda ini dapat kita pelajari dan kita contoh, tiru, dan teladani untuk kehidupan hari ini dan masa yang akan datang," tukasnya. (*)

Penulis: Joni Abdul Kasir