Pemprov Sumbar Siapkan Strategi Raih Penghargaan APN 2019

Kantor Gubernur Sumbar (Rumah Bagonjong)
Kantor Gubernur Sumbar (Rumah Bagonjong) (KLIKPOSITIF/Joni Abdul Kasir )

PADANG, KLIKPOSITIF - Pemerintah Provinsi Sumatera Barat ( Pemprov Sumbar ) masuk dalam nominasi penerima penerima penghargaan Anugerah Pandu Negeri (APN) 2019 yang diselenggarakan Indonesian Institute for Public Governance (IIPG).

Setelah melalui proses penjaringan Pemprov Sumbar diundang untuk mengikuti proses tahap dua setelah bersaing dengan banyak provinsi di Indonesia.

baca juga: Pemprov Sumbar Masih Menunggu SK Pjs, Kabiro Organisasi: Idealnya Hari Ini Sudah Dilantik

Anugerah Pandu Negeri merupakan ajang pemberian penghargaan tahunan yang dilaksanakan oleh Indonesian Institute for Public Governance (IIPG) untuk pemerintah provinsi, kabupaten dan kota terbaik serta pemimpin yang inovatif yang telah berhasil melakukan terobosan dalam peningkatan pertumbuhan sosio-ekonomi melalui reformasi tata kelola yang amanah.

"Kita telah melalui penseleksian dari tim IIPG, dan telah melalui proses tahap 1 dan masuk ke dalam nominasi, untuk aspek tahap 2 ini kami akan mempersiapkan segala materi untuk penilaian," ujar Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno, Jumat, 9 Agustus 2019.

baca juga: Lantik Empat Pejabat Eselon II, Gubernur Sumbar: Jangan Kasak-Kusuk

Dikatakannya, materi yang akan disiapkan oleh Sumbar sendiri untuk dipersentasikan kepada tim penilai nantinya memang betul-betul inovasi yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. 

Dari 15 bidang yang unggulan yang ditawarkan masukan daftar penilaian, ada 3 bisa yang dipilih tim Sumbar yang betul-betul berdampak kepada masyarakat. Yakni, kesehatan masyarakat, pengembangan ekonomi bisnis dan pelayanan publik.

baca juga: Kran Perjalanan Dinas dan Klaster Rumah Bagonjong

"Tiga pilihan itu karena banyak inovasi yang telah kita lakukan, contohnya dalam kesehatan masyarakat memiliki inovasi Basaba, lalu gerakan sumbar bersih, dan lainnya," tutur Irwan.

Untuk itu, Irwan meminta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang ada masuk dalam bidang program unggulan yang dipilih ini untuk menyiapkan materi untuk dikirim ke tim penilai.

baca juga: Sumbar Hapuskan Denda Pajak Kendaraan Bermotor, Sekda: Segeralah Bayar Pajak!

"Jadi materi yang kita kirim mesti disegeralan, sebab paling lambat ditunggu sama tim penilai pada 19 Agustus 2019," tukasnya. 

Untuk diketahui dewan juri dan komite pengarah dalam penilaian penghargaan APN 2019 ini diantaranya, Prof Dr H. Boediono, Msc, Sigit Pramono, Prof Dr Ir Kuntoro Mangkusbroto, Msc, Erry Riyana Hardjapamekas, Mas Achmad Daniri, M.Ec, Ir Andi Ilham Said, MSOM, Phd.

Terpisah, Ketua IIPG, Sigit Purnomo mengatakan, APN ini diselenggarakan setiap tahun oleh IIPG untuk memberikan penghargaan kepada pemerintah provinsi, kabupaten dan kota terbaik serta pemimpin inovatif yang telah berhasil melakukan terobosan dalam peningkatan pertumbuhan sosial ekonomi melalui reformasi tata kelola pemerintahan.

Proses penilaian ada dua tahap, dari pemrosesan tahap 1 dari 548 pemerintah daerah yang dilakukan penilaian, terpilih hanya 135 pemerintah daerah terdiri dari 12 provinsi, 93 kabupaten dan 30 kota masuk pada penilaian tahap 2 sebagai nominasi karena memperoleh nilai tertinggi pada tahap 1.

"Maka, nanti pemerintah daerah yang masuk nominasi itu diminta untuk menyiapkan materi untuk penilaian tahap 2 yang merupakan penilaian akhir untuk memilih peraih penghargaan APN 2019," ujarnya. (*)

Penulis: Joni Abdul Kasir