RTH Jembatan Ratapan Ibu Terus Dipercantik, Pemko Siapkan Anggaran Rp600 Juta

Jembatan Ratapan Ibu.
Jembatan Ratapan Ibu. (KLIKPOSITIF/Taufik Hidayat)

PAYAKUMBUH , KLIKPOSITIF -- Jembatan Ratapan Ibu sebagai ikon Kota Payakumbuh terus dipercantik oleh pemerintah daerah setempat. Untuk tahun ini terdapat sejumlah proyek yang akan dikerjakan di salah satu cagar budaya di Kota Randang itu.

Kepala Bidang Destinasi Pariwisata Disaparpora Kota Payakumbuh Zetriwardi menyebut, untuk meningkatkan kunjungan wisata ke daerah tersebut, pihaknya terus memoles Ruang Terbuka Hijau (RTH) Jembatan Ratapan Ibu.

baca juga: Terganggu Pandemi COVID-19, Sejumlah Program Kejari Payakumbuh Harus Disesuaikan

"Total anggaran yang kita siapkan untuk mempercantik RTH Jembatan Ratapan Ibu sekitar Rp600 juta," kata Zetriwardi, Senin (12/8).

Diantara proyek yang sudah dikerjakan adalah pembangunan gazebo, pagar, penambahan lampu hias, dan pembagunan tiang solar cell untuk listrik tenaga surya.

baca juga: Kurban Rendang Perdana Dinilai Sukses, Wako Payakumbuh Targetkan Lebih Banyak Sapi Tahun Depan

"Pembangunan pagar di sekeliling RTH Jembatan Ratapan Ibu sudah selesai dilaksanakan. Pagar ini untuk menciptakan rasa aman pengunjung karena kawasan RTH berada di pinggir Sungai Batang Agam," ujarnya.

Sedangkan untuk penambahan lampu hias di jembatan belum mulai dikerjakan karena masih harus menuntaskan beberapa pengerjaan yang lain terlebih dahulu.

baca juga: Ada yang Protes Terkait Diperpanjangnya Masa Belajar Siswa di Rumah, Ini Jawaban Wako Payakumbuh

"Khusus untuk lampu tersebut pasti akan kami tambah tahun depan," ujarnya.

Anggaran yang disiapkan untuk penambahan lampu hias cukup besar, yaitu sekitara Rp300 juta. "Untuk yang Rp300 juta lain pengerjaannya sudah dilaksanakan," ungkap Zetriwardi.

baca juga: KPN Husada Syariah RSUD Adnaan WD Wakili Payakumbuh untuk Lomba Koperasi Tingkat Sumbar

Dikatakannya, lampu hias sendiri memang sudah menghiasi Jembatan Ratapan Ibu semenjak beberapa bulan terakhir. Tapi memang jumlahnya dinilai belum mencukupi.

"Kita akan menambahkan sebanyak 12 lampu hias lagi, sehingga akan berjumlah 24 lampu hias nantinya. Ini untuk memperindah jembatan pada saat malam hari, ornament ini hanya ada tiga daerah di Indonesia," pungkasnya.

Dengan keseriusan yang ditunjukkan Pemko Payakumbuh dalam mengembangkan cagar budaya Jembatan Ratapan Ibu, ia berharap masyarakat pengunjung bisa ikut menjaga fasilitas yang sudah disediakan itu.

"Kita cukup menyayangkan masih ada oknum perusak seperti toilet yang bagus kita bangun tapi kran dan alat-alat lainnya dirusak juga," terangnya. (*)

Penulis: Taufik Hidayat