Peningkatan Kualitas Pendidikan, Kadisdik Sumbar: Guru Harus Melek Teknologi Informasi

Kepala Dinas Pendidikan Sumbar, Adib Alfikri
Kepala Dinas Pendidikan Sumbar, Adib Alfikri (Ist)

PADANG, KLIKPOSITIF - Perkembangan Teknologi Informasi dan komunikasi (TIK) saat ini semakin pesat memberikan tantangan tersendiri bagi semua aspek kehidupan. Aktifitas keseharian senantiasa secara langsung atau tidak langsung bersentuhan dengan perangkat teknologi. 

Pemanfaatan TIK dalam bidang pendidikan agar lebih optimal, khususnya bagi guru yang mengembangkan model pembelajaran yang mengintegrasikan TIK. Saat ini, dengan berkembangnya koneksi internet yang kian meluas dapat menjadi sarana bagi guru dalam mencari sumber belajar.

baca juga: 50 Persen UMKM di Kota Padang Mulai Berjalan

Oleh karena itu, Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi (Pustekkom) Kemendikbud melalui Balai Teknologi Komunikasi Pendidikan Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat (Baltekom Disdikprov Sumbar ) mengadakan kegiatan Bimbingan Teknis Pembelajaran Berbasis TIK (PembaTIK Level 3) dan Pemilihan Duta Rumah Belajar Prov Sumbar tahun 2019 yang diadakan di Hotel Mariani, Padang (1/8).

Duta Rumah Belajar merupakan agen dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dalam melakukan pengembangan dan pendayagunaan teknologi informasi dan komunikasi untuk pembelajaran dari Pemerintah yaitu Rumah Belajar.

baca juga: Bawa Sabu, Seorang Pria Ditangkap di Depan Mapolres Pariaman

Sebanyak 50 orang peserta yang hadir adalah para guru yang telah diseleksi pada level sebelumnya untuk menjadi Duta Rumah Belajar, jadi para guru yang hadir adalah guru yang memiliki kompetensi TIK sudah baik.

Acara tersebut dibuka oleh Kadisdikprov Sumbar Adib Alfikri, dalam sambutannya beliau menyampaikan apresiasi kepada Pustekkom yang telah memberi program unggulan untuk para guru agar meningkatnya kompetensi dalam bidang TIK.

baca juga: Proses Verifikasi Faktual Pilkada di Pessel Berjalan Lancar

Dikatakan Adib, Zaman milenial sekarang anak-anak sekarang lebih cerdas, maka dari itu para guru juga harus lebih meningkatkan kualitas dan kemampuannya.

“Era Zaman Now adalah zaman milenial, peserta didik kita bahkan lebih pintar dan update tentang TIK, mau tidak mau, suka tidak suka TIK harus lebih dikuasi oleh guru, orang yang tidak memiliki kompetensi TIK akan tereleminasi, ini menjadi tantangan oleh seorang guru untuk meningkatkan kemampuan TIKnya”, tuturnya.

baca juga: Pantai SUTA Kampung Pandan, Objek Wisata 90-an yang Kini Hadir Kembali

Semoga kegiatan Bimtek PembaTIK (Pembelajaran Berbasis TIK) dapat menginspirasi peserta untuk mengembangkan media pembelajaran sejenis ketika kembali ke sekolah serta mampu menjadikan pendidikan di Indonesia bermutu, berkarakter dengan guru-guru yang berdedikasi tinggi. Adapun kegiatan ini telah berlangsung selama 1 hingga 3 Agustus 2019. (Adv)

[Joni Abdul Kasir]

Penulis: Webtorial