Dana Pokir Normalisasi Sungai Batang lakitan Belum Terealisasi, Syaiful Ardi: Ada Apa?

Ilustrasi/KLIKPOSITIF
Ilustrasi/KLIKPOSITIF (Istimewa )

PADANG, KLIKPOSITIF - Anggota DPRD Sumbar Dapil Pesisir Selatan - Mentawai mempertanyakan dana pokok pikiran (pokir) normalisasi Sungai Batang Lakitan, di Kenagarian Lakitan Induk, tepatnya belakang Masjid Muhammadiyah Lakitan, Kecamatan Lengayang, Kabupaten Pesisir Selatan.

Dana tersebut berada di Dinas PSDA (Pengelolaan Sumber Daya Air) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) dengan anggaran Rp750 juta untuk normalisasi Sungai Batang Lakitan. Sebab, jika tidak cepat realisasi berdampak kepada rumah warga dan Masjid di daerah itu.

baca juga: Langganan Banjir, Warga Kampung Tarandam Minta Normalisasi Batang Suliti Dipercepat

Dia menyayangkan, dana pokir yang masuk dalam anggaran induk tersebut belum juga terealisasi hingga Agustus ini. Padahal, saat ini sudah akan masuk pembahasan anggaran perubahan di DPRD.

"Ini aneh, masa iya sudah bulan kedelapan belum juga realiasi," ujar Syaiful Ardi kepada KLIKPOSITIF , Selasa 13 Agustus 2019 di Padang.

baca juga: Tebing Sungai di Belakang Kantor Bupati Pasaman Terancam Terban

Bahkan, dilanjutkannya, beberapa waktu yang lalu mempertanyakan hal itu melalui sambungan telpon kepada pihak PSDA Sumbar, proyek tersebut masih dalam masa tender.

"Saya telpon Kabid Irigasi dan Rawa pak Syafril Daus, kata beliau masih tender. Ada apa ini, seharusnya ini di komisi 4 yang memantau, tapi mereka juga acuh," ujarnya.

baca juga:

Sementara itu Kepala Bidang Irigasi dan Rawa PSDA Sumbar Syafril Daus mengatakan, proyek tersebut sudah dua kali gagal tender. Saat ini memasuki masa tender ke tiga kali.

"Ya, gagal tender sudah 2 kali, saat ini tender lagi ke 3 Kali, sudah diumumkan," ujarnya singkat. (*)

baca juga:

Penulis: Joni Abdul Kasir