Tangkal Hoaks, Dosen STKIP PGRI Berikan Pemahaman Jurnalistik Kepada Siswa SMP di Padang

Dosen STKIP PGRI Sumbar berikan  jurnalistik kepada siswa SMPN 12 Padang , beberapa waktu lalu
Dosen STKIP PGRI Sumbar berikan jurnalistik kepada siswa SMPN 12 Padang , beberapa waktu lalu (Istimewa )

PADANG, KLIKPOSITIF - Pengetahuan jurnalistik sangat penting ditanamkan bagi generasi muda saat ini apalagi dengan derasnya pemberitaan yang tidak jelas kebenarannya yang bertebaran di media sosial.

Maka, untuk itu Dosen STKIP PGRI Sumbar Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia melakukan pelatihan jurnalistik kepada siswa SMPN 12 Padang dalam rangka tridharma pengajaran dan penelitian sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat.

baca juga: Masa Pandemi, Saring sebelum Sharing Informasi Lewat Ruang Digital

"Kegiatan ini merupakan kewajiban kita sebagai dosen yang dilakukan persemester dengan memberikan pengetahuan atau ilmu kepada siswa. Kegiatan ini kita gelar pada 2 Agustus lalu," ujar Titiek Fujita Yusandra didampingi Rina Sartika, Selasa (20/8).

Dikatakannya, para siswa ini diajarkan tentang pemahaman jurnalistik sehingga dapat menangkal berita yang benar dan tidak. Jangan sampai mereka termakan berita Hoax atau tidak benar.

baca juga: Hoax, Nasrul Abit Bantah Gelar Gowes MerahPutih

"Kami tahu generasi ini sangat senang berselancar di media sosial. Namun, mereka pasti sering melihat pemberitaan yang bertebaran, namun tidak mengetahui mana yang benar-benar produk jurnalistik. Oleh karena itu agar mereka tidak asal membagikan pemberitaan di media sosialnya, maka mereka mesti memahami produk jurnalistik yang sebenarnya seperti apa, maka ini yang kami berikan pengetahuannya," katanya.

Selain menanamkan pemahaman jurnalistik, Titiek dan Fujita juga mengajarkan kepada para siswa sejak dini untuk mengetahui bagaimana dasar dalam penulisan berita dan pelatihan berbicara.

baca juga: Jelang Pilkada Serentak, Kominfo Pastikan Jaga Ruang Digital dari Hoaks

"Jadi mereka diberikan pengetahuan dasar-dasar jurnalistik dan praktik penulisan berita,” jelasnya.

Sedangkan, untuk pelatihan berbicara ini, mengajarkan mereka agar dapat berbicara didepan umum tanpa rasa gugup dengan menggunakan bahasa dan tutur kata yang benar serta jelas. Mereka merupakan generasi bangsa tentunya nanti mereka akan bekerja atau menjadi pemimpin kedepan, tentunya kemampuan berbicara mesti dilatih sejak dini.

baca juga: Beredar Pesan Adanya Kuota 10 Gb Gratis saat Pandemi COVID-19, Hoaks

"Untuk itu kami berharap hasil akhir dari pelatihan ini nantinya para siswa dapat membuat karya jurnalistik dengan baik sesuai dengan kaidah yang ada dan mereka dapat menerapkannya dalam pembuatan majalah sekolah ataupun berkontribusi dalam mengisi konten website sekolahnya," pungkasnya. (*) 

Penulis: Joni Abdul Kasir