Dirawat Intensif, Satu Jemaah Haji Sawahlunto Tidak Bisa Pulang Bersama Rombongan

Jemaah Haji Sawahlunto Disambut Pihak Keluarga di Halaman Parkir Balaikota Sawahlunto
Jemaah Haji Sawahlunto Disambut Pihak Keluarga di Halaman Parkir Balaikota Sawahlunto (Istimewa)

SAWAHLUNTO, KLIKPOSITIF -- Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah, Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kota Sawahlunto Zainul Arizal mengatakan, satu dari jemaah haji asal Sawahlunto tidak bisa pulang bersama kelompok terbang (Keloter) 9 embarkasi Bandara Internasional Minangkabau.

Hal tersebut, dikarenakan yang bersangkutan masih dalam perawatan medis. Dengan begitu, jumlah jemaah haji yang pulang hari ini sebanyak 67 orang.

baca juga: Saudi Tahan Ribuan Jemaah Haji Ilegal, KJRI: Tidak Ada WNI

"Beliau tidak bisa pulang karena masih dalam perawatan intensif di rumah sakit Arab Saudi, paska operasi pembuluh darah di bagian kepala," katanya di Sawahlunto, Minggu 25 Agustus 2019.

Diketahui, jemaah haji tersebut bernama Marlia (72), dari Desa Sijantang, Kecamatan Talawi.

baca juga: Bagaimana Sejarah Haji di Era Pemerintah Kolonial Hindia-Belanda?

Tindakan tersebut, lanjutnya, diambil tim medis karena jemaah mengalami radang pembuluh darah. Jika tindakan operasi tidak diambil, besar kemungkinan, jemaah tersebut mengalami stroke.

"Untuk kepulangannya, akan menyusul jika sudah sembuh bersama jemaah haji lainnya," ujarnya.

baca juga: Pertama Kali, Polwan Arab Saudi Ikut Amankan Ibadah Haji Tahun Ini

Sementara itu, Humas Kemenag Kota Sawahlunto, Zulfahmi mengatakan, jemaah haji Sawahlunto sampai dari Jeddah di Bandara Internasional Minangkabau pada 25 Agustus 2019, sekira pukul 03.15 dini hari.

"Alhamdulillah, sebanyak 67 jemaah telah sampai di Sawahlunto, semuanya dijemput oleh pihak keluarga di halaman parkir Balaikota Sawahlunto sekira pukul 11.00 WIB," katanya.(*)

baca juga: Ibadah Haji Dimulai, Petugas Haji Amankan Ratusan Jemaah Ilegal

Penulis: Muhammad Haikal