Kemarau, DPRD Padang Minta PDAM Siapkan Penampungan Air

Kekeringan hulu sungai di Padang
Kekeringan hulu sungai di Padang (KLIKPOSITIF/Joni Abdul Kasir )

PADANG, KLIKPOSITIF - DPRD Kota Padang meminta Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) setempat menyiapkan penampungan air permanen. Terutama di daerah yang berpotensi kekurangan air bersih saat musim kemarau tiba.

Sejumlah kelurahan Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang, Sumbar mulai dilanda kekeringan. Akibatnya warga di kelurahan ini sulit memenuhi kebutuhan sehari-hari karena debit air surut.

baca juga: Bappeda: Pembangunan Gedung Baru DPRD Padang Direncanakan Tahun Depan

Anggota DPRD Padang dari fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mengatakan, jika perlu PDAM harus membuat penampungan air titik-titik daerah darurat. Nanti, sewaktu-waktu kembali terjadi kemarau yang mengakibatkan kekeringan di tempat-tempat itu bisa dimanfaatkan seefisien mungkin.

"Ini kan sudah termasuk bencana dalam kategori lokal. Kan kita juga punya dana tanggap darurat untuk menuntaskan persoalan itu. Kalau perlu ada titik-titik penampungan untuk masyarakat miskin yang bekerjasama antara Baznas dan PDAM," katanya, Minggu (25/8).

baca juga: DPRD Padang Berikan Waktu Dua Hari bagi Pemko Selesaikan Polemik PPDB

Selain meminta menuntaskan kekeringan ke PDAM, menurut Muharlion, penanganan krisis air ini perlu dikaji dari hulu ke hilir. Biasanya ketika musim kemarau panjang tersebut bisa terjadi karena tahanan air dari hulunya sudah mulai munyusut, maupun ada pekerjaan penebangan kayu.

"Tentu ini kan jadi titik persoalan yang harus dievaluasi. Mungkin ini sambil jalan bisa ditelusuri. Ini kan maunya tuntas persoalan krisis air ini," imbuh Muharlion.

baca juga: Puluhan Walimurid Adukan Persoalan PPDB ke DPRD Padang

Kendati demikian, Muharlion mengapresiasi, langkah PDAM yang menyuplai air bersih dengan menggunakan sejumlah mobil tangki untuk memenuhi kebutuhan air kepada masyarakat di Lubuk Kilangan. Hanya saja, menurut dia, hal ini perlu diimbangi dengan upaya untuk mendapatkan cadangan air bersih.

"Tindakan yang telah dilakukan PDAM itu kan merupakan penyelesaian dalam waktu yang sebentar. Tapi kita inginnya persoalan ini segera selesai, jadi kita berharap Pemerintah Kota mencarikan solusi yang tepat, bagaimana krisis air tidak berlarut-larut," tambah Muharlion.

baca juga: DPRD Padang Sorot Potensi PAD Parkir 2020 yang Hanya Rp1,3 M

Masih kata Murhalion, jika yang terdampak bencana ini merupakan masyarakat berpenghasilan rendah. Maka perlu menjadi PR bagi PDAM untuk mengusulkan kepada Pemerintah Pusat agar masyarakat berpenghasilan rendah tersebut mendapatkan subsidi sehingga tidak memberatkan mereka.

"PDAM dan pemerintah pusat agar berkoordinasi untuk menyelesaikan permasalahan krisis air bersih dengan memberikan subsidi. Maka masyarakat ini bisa tersuplai air bersih setiap bulannya," pungkas Muharlion.

Sebelumya diketahui, warga di Kecamatan Lubuk Kilangan mendapatkan bantuan pasokan air bersih dari Badan Penanganan Bencana Daerah (BPBD) dan juga Tim Reaksi Cepat (TRC) Semen Padang. Tak hanya itu, PDAM Kota Padang juga telah memberikan bantuan air bersih bagi masyarakat yang terdampak kekeringan. (*)

Penulis: Joni Abdul Kasir