Kawasan Batang Arau Terus Bersolek, Pembangunan Didukung Masyarakat

Pembangunan pedestrian kawasan Batang Arau
Pembangunan pedestrian kawasan Batang Arau (KLIKPOSITIF/Joni Abdul Kasir )

PADANG, KLIKPOSITIF - Upaya pemerintah dalam peningkatan kawasan permukiman kumuh Kawasan Batang Arau , Kecamatan Padang Selatan, Kota Padang semakin terlihat.

Setelah sebelumnya melakukan pembangunan pedestrian dengan mempercantik kawasan melalui pembangunan pedestrian arah gunung Padang, kini dilanjutkan ke arah Seberang Padang. 

baca juga: Semen Padang Normalisasi Intake Baringin, 120 Ha Sawah akan Dialiri Air

Pembangunan awal menelan biaya hampir Rp25 miliar dari APBN. Kini, proyek tersebut dilanjutkan dengan anggaran lebih kurang Rp14 miliar. Dana sebanyak itu akan digunakan untuk pembangunan kawasan pedestrian bibir sungai lebih kurang sepanjang 1,6 kilometer arah ke Seberang Padang.

Selain peningkatan kualitas kawasan, pemerintah juga bertujuan menjadikan kawasan Batang Arau sebagai pelabuhan Marina yang menjadi objek wisata baru.

baca juga: Batang Arau Jadi Pelabuhan Kapal Turis, Nelayan Bakal Dipindahkan ke Batang Anai

Pembangunan mendapatkan dukungan penuh dari masyarakat setempat, sebab mereka menginginkan kawasan tersebut bagus. Selain itu mereka akan manfaat merasakan sendiri manfaat dari pembangunan kawasan kumuh tersebut menjadi tujuan wisata yang "tercelak".

Artul sebagai pelaksana dari PT. Fikri Bangun Perdana Jo mengatakan, selain mendapat dukungan dari masyarakat setempat, juga didukung oleh Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah Sumbar Syafriyanti, Satker atas nama Veri dan Ketua PKK Zulherman serta Pemerintah Kota Padang.

baca juga: Realisasi Pengerjaan Pedestrian Batang Arau sudah 35 Persen, Kontraktor Optimis Tepat Waktu

Dia mengaku, pengerjaan lanjutan mendapatkan respon positif dari masyarakat dibandingkan pembangunan awal arah ke gunung Padang.

Dijelaskannya, pengerjaan akan berjalan selama 170 hari kerja dan sudah sebulan jalan dengan realisasi mencapai 20 persen. Sebagai bentuk dukungan dari masyarakat, kedepan akan dilakukan pembongkaran terhadap masjid dan sekolah.

baca juga: Pemancing Temukan Jenazah Mengapung di Batang Arau

"Jadi ada bagian yang agak sempit dan sempet dengan rumah masyarakat dan fasilitas umum. Tentu rumah harus mundur sehingga pembangunan berjalan lancar dan pedestrian bagus, nanti kan masyarakat juga yang akan menikmati pembangunan ini," ujarnya, Rabu, 28 Agustus 2019. 

Pihak pelaksanaan berharap masyarakat mengerti dengan hal itu. Sebab pembangunan sebelumnya sudah dirasakan masyarakat, selain kawasan bagus masyarakat juga meningkat perekonomian masyarakat.

"Coba dilihat pembangunan yang telah berjalan, kini menjadi objek wisata, pagi hari warga banyak melakukan kegiatan seperti olahraga. Masyarakat setempat yang jualan juga merasakan karena banyak yang belanja," tuturnya.

Dikatakannya, untuk mendapatkan kualitas pembangunan yang baik, pengerjaan dikawal langsung oleh Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah Sumbar. Bahkan, PPK selalu mengawasi setiap hari dengan cara bergantian hingga larut malam.

"Kami optimis pekerjaan ini akan kerkualitas berkat dukungan dari berbagai pihak mulai dari Balai, Satker dan PPK. Kami juga optimis pengerjaan selesai tepat waktu," tukasnya.

Sementara itu, Camat Padang Selatan Fuji Astomi berharap masyarakat bisa menjaga kebersihan yang sudah dan sedang dibangun. Dijelaskannya pembangunan tersebut masuk dalam pengembangan wisata gunung Padang.

" Batang Arau akan menjadi objek wisata baru yang bisa meningkatkan perekonomian masyarakat. Pemerintah sedang melakukan perbaikan mulai dari sampah hingga pembuangan bangkai kapal," ujarnya. (*)

Penulis: Joni Abdul Kasir