Revitalisasi Pedestrian Batang Arau Menuju Objek Wisata Baru

Pengerjaan proyek pedestrian Batang Arau
Pengerjaan proyek pedestrian Batang Arau (KLIKPOSITIF/Joni Abdul Kasir )

PADANG, KLIKPOSITIF - Kawasan Batang Arau , Kecamatan Padang Selatan, Kota Padang kedepan akan semakin "tacelak". Pemerintah Pusat melalui Ditjen Cipta Karya Kementerian PUPR, Balai Prasarana Pemukiman Wilayah(BP2W) melanjutkan pembangunan pedestrian dengan anggaran lebih kurang Rp14 miliar tahun 2019 ini.

Dengan anggaran sebanyak itu akan mempercantik kawasan pinggir sungai lebih dari satu kilometer. 

Proyek yang dikerjakan PT Fikri Bangun Persada jo PT Sulfi Sukses Abadi. Manajemen Konstruksi/Supervisi PT Taru Nusantara itu ditargetkan tuntas akhir Desember 2019.

baca juga: Semen Padang Normalisasi Intake Baringin, 120 Ha Sawah akan Dialiri Air

Artul sebagai pelaksana dari PT. Fikri Bangun Perdana Jo mengaku, lanjutan pembangunan merupakan permintaan masyarakat Kelurahan Batang Arau , Seberang Palinggam, dan Seberang Padang yang ingin kampung mereka bagus setelah melihat hasil pembangunan sebelumnya (kearah Gunung Padang).

"Masyarakat sangat ingin kampung mereka di bangun, apalagi kampung yang akan dipercantik akan menjadi objek wisata baru di kawasan Gunung Padang," ujarnya, Kamis, 29 Agustus 2019.

baca juga: Batang Arau Jadi Pelabuhan Kapal Turis, Nelayan Bakal Dipindahkan ke Batang Anai

Sebelumnya Dinas Pariwisata Kota Padang Arfian menjelaskan, sungai Batang Arau berada dalam area pengembangan Taman Siti Nurbaya Gunung Padang, sebagai objek utama pengembangan pariwisata Kota Padang.

Lanjutan pedestrian kawasan wisata Batang Arau meliputi Kelurahan Batang Arau , Seberang Palinggam, dan Seberang Padang. Pengerjaan meliputi pembangunan pedestrian, mengembalikan fungsi riol untuk mengatasi banjir, dan membangun ruang terbuka hijau sebagai taman.

baca juga: Realisasi Pengerjaan Pedestrian Batang Arau sudah 35 Persen, Kontraktor Optimis Tepat Waktu

Arfian mengimbau, agar pedagang di Pantai Air Manis dan masyarakat di kawasan Batang Arau ikut menyukseskan program dari Kementrian PUPR tersebut. Diharapkan pedagang yang terhambat aktivitasnya karena proses pengerjaan, sementara waktu harus menerima jika dipindahkan ke lokasi sekitar.

Usai pembenahan selesai dikerjakan, diharapkan dua kawasan wisata tersebut semakin ramai dikunjungi wisatawan. Selain bertujuan meningkatkan angka kunjungan wisatawan, tetapi juga diharapkan dapat menggenjot perekonomian dan kesejahteraan masyarakat setempat.

baca juga: Pemancing Temukan Jenazah Mengapung di Batang Arau

“Wisatawan pun akan merasa lebih nyaman apabila pembenahan tuntas,” tukas Arfian.

Sementara Camat Padang Selatan Fuji Astomi mengimbau masyarakat untuk mendukung dan memberikan akses kepada pekerja agar pengerjaan berjalan lancar dan sesuai target.

"Kami imbau warga disekitar area pengerjaan pedestrian memberikan akses kepada pekerja. Serta, menjaga kebersihan kawasan dan tidak membuang sampah ke sungai," pintanya. (*)

Penulis: Joni Abdul Kasir