5 Tahun Terima Bantuan PKH, Warga Padang Pariaman Berhasil Buka Usaha Sendiri

Lima tahun menerima bantuan Program Keluarga Harapan (PKH), Refna Devi warga Malai 3 Koto, Sungai Geringging, akhirnya bisa mandiri dan keluar secara sukarela dari program PKH, Jumat (30/8).
Lima tahun menerima bantuan Program Keluarga Harapan (PKH), Refna Devi warga Malai 3 Koto, Sungai Geringging, akhirnya bisa mandiri dan keluar secara sukarela dari program PKH, Jumat (30/8). (KLIKPOSITIF/Rehasa)

PADANGPARIAMAN, KLIKPOSITIF - Lima tahun menerima bantuan Program Keluarga Harapan (PKH), Refna Devi warga Malai 3 Koto, Sungai Geringging, akhirnya bisa mandiri dan keluar secara sukarela dari program PKH, Jumat (30/8).

Ibu dua anak yang akrab dipanggil Devi ini mendapatkan sertifikat dari Bupati Padang Pariaman , Ali Muhkni sebagai keluarga mandiri dengan dorongan bantuan PKH.

baca juga: Diduga Hendak Pesta Sabu, Polisi Ringkus Tiga Orang di Padang Pariaman

"Sudah lima tahun saya menerima bantuan PKH, semenjak awal menikah, tepat 2014 lalu. Dulu tidak ada rumah dan usaha keluarga belum berdiri kuat," kata Devi, saat ditemui di rumahnya.

Saat ini kata Devi, dia telah mandiri, punya rumah dan usaha jual beli kelapa suaminya atas nama Marlis. "Sekarang sudah punya rumah dan usaha sudah lancar. Suami saya jual kelapa ke Padang dan ke Pekanbaru," sebut Devi.

baca juga: Warga Tandikek Ditemukan Meninggal di Sungai Batang Mangoi

Dia mengaku, dari bantuan PKH yang diterima selama ini dia dapat merintis usaha dan terus berjuang supaya bisa mandiri seperti sekarang ini.

"Sebenarnya niat untuk keluar sudah setahun belakangan, cuma saya menunggu pihak Dinas Sosial yang datang. Sebab takut kalau saya tidak keluar secara resmi, nanti dana PKH terus diberi kepada saya, padahal saya sudah keluar dan dana tersebut disalahgunakan oleh pihak yang tak bertanggung jawab. Nanti saya yang akan dituntut," tutur Devi.

baca juga: Sambut HUT RI ke 75, Polisi di Padang Pariaman Bagikan Bendera dan Masker untuk Warga

Dikatakannya juga, dengan keluarnya dia secara resmi pada Jumat (30/8), bantuan yang diterimanya bisa dialihkan pada warga lainnya yang lebih membutuhkan. "Saya harap warga yang lebih membutuhkan sebagai pengganti, yang akan menerima dana PKH," jelas Devi.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Sosial P3A Padang Pariaman , Hendra Aswara mengulas, pihaknya punya proram, 'JujurinSaja', yaitu program dimana penerima PKH jujur untuk keluar dari penerima PKH jika sudah mandiri.

baca juga: Datangi Rumah Warga Miskin, Ini yang Dilakukan Polres di Padang Pariaman

"Seperti Buk Devi ini, yang keluar dari penerima PKH karena sudah merasa mandiri. Dan tergerak hati membantu keluarga miskin yang masih antri untuk menerima PKH selanjutnya," sebut Hendra.

Dikatakannya juga, PKH Buk Devi akan dialihkan kepada keluarga Buk Nel dan Zakaria yang akan menerima PKH satu komponen yaitu bantuan pendidikan, di korong Batu Gadang, Sungai Geringging.

[Rehasa]

Penulis: Fitria Marlina