Jelang Akhir Tahun, Dewan Minta OPD dan Warga Awasi Pekerjaan Kontraktor

Pengerjaan proyek revitalisasi Batang Arau, Kecamatan Padang Selatan, Kota Padang
Pengerjaan proyek revitalisasi Batang Arau, Kecamatan Padang Selatan, Kota Padang (KLIKPOSITIF/Joni Abdul Kasir )

PADANG, KLIKPOSITIF - Saat ini sejumlah proyek pembangunan pada Tahun Anggaran 2019 di Kota Padang telah dikerjakan, baik yang bersumber dari APBD maupun APBN. Sebut saja pendestrian kawasan Batang Arau , Pantai Padang, pengerjaan trotoar hingga pembangunan drainase.

Untuk itu, butuh pengawasan dari pemerintah daerah melalui Dinas Terkait untuk mengawasi agar kualitas mutu pengerjaan baik. Sebab penghujung tahun ditambah musim hujan berpotensi menjadi alasan kontraktor kejar tayang.

baca juga: Semen Padang Normalisasi Intake Baringin, 120 Ha Sawah akan Dialiri Air

DPRD Kota Padang, melalui para legislatif meminta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serius melakukan pengawasan terhadap pengerjaan proyek yang dilakukan pihak ketiga atau kontraktor. Tujuannya untuk menghindari kegagalan pekerjaan atau tidak selesai tepat waktu.

Anggota DPRD Kota Padang, Helmi Moesim mengatakan, seluruh pelaksanaan proyek di Kota Padang tahun 2019 diharapkan berjalan sesuai ketentuan. Untuk menghindari penyimpangan dan menjaga kualitas, serta mutu pengerjaan proyek pembangunan maka perlu dilakukan pengawasan secara ketat oleh seluruh OPD.

baca juga: Batang Arau Jadi Pelabuhan Kapal Turis, Nelayan Bakal Dipindahkan ke Batang Anai

Tidak hanya pemerintah, masyarakat sekitar area pembangunan juga diminta mengawasi, sebab mereka yang bersentuhan langsung dengan pembangunan. Jika menemukan kecurangan bisa melaporkan ke DPRD langsung.

"Kita mengingatkan kepada OPD terkait betul-betul melakukan pengawasan terhadap jangka waktu pelaksanaan (proyek pembangunan di Kota Padang,  red) yang diberikan kepada pihak ketiga agar memperhatikan mutu kualitasnya," kata Helmi Moesim, Senin, 2 September 2019.

baca juga: Realisasi Pengerjaan Pedestrian Batang Arau sudah 35 Persen, Kontraktor Optimis Tepat Waktu

Menurut Helmi Moesim, dengan melakukan pengawasan yang baik dari OPD dalam hal ini Dinas PUPR, PPTK-PPK, maka hasil pengerjaan akan sesuai dengan perencanaan. Sejalan dengan tersebut, Helmi Moesim berharap seluruh dinas wajib memastikan seluruh pengerjaan berjalan dengan maksimal sehingga tidak ada anggaran yang percuma.

"Kita dari DPRD juga siap mengawal proyek-proyek pembangunan yang dilakukan oleh kontraktor agar proyek tersebut tuntas sesuai target," ulas Helmi Moesim.

baca juga: Pemancing Temukan Jenazah Mengapung di Batang Arau

Apalagi jelang akhir tahun, politisi Partai Berkarya itu mengingatkan kepada sejumlah rekanan agar bekerja secara profesional, serta memperhatikan schedulenya (waktu). Dia khawatir ketika sudah dipenghujung tahun baru pengerjaan pembangunan di Kota Padang dikebut sehingga berdampak kepada kualitas.

"Kalau berdampak pada kualitas, kita asumsikan misalnya punya target (pembangunan, red) yang bisa bertahan selama 10 tahun maka akan menjadi 3 tahun. Untuk itu kontraktor harus mengahasilkan mutu proyek yang bagus, yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat dalam waktu yang lama," kata Helmi Moesim.

Selain itu, Helmi Moesim juga meminta masyarakat terlibat langsung dalam pengawasan pelaksanaan proyek tersebut, supaya proyek-proyek yang dikerjakan para kontrantor kualitasnya tidak asal jadi dan pada akhirnya malah merugikan masyarakat.

"Jangan sampai karena kerja target di akhir tahun, baru kontraktor kebut-kebut pengerjaannya sehingga kualitasnya asal-asalan. Maka kita minta masyarakat juga ikut aktif memperhatikan pelaksanaan proyem tersebut," tukas Helmi Moesim. (*)

Penulis: Joni Abdul Kasir