Tebing Ambrol, Warga Sepanjang Aliran Batang Pasaman Khawatir

Kondisi tebing yang ambrol di sepanjang aliran sungai Batang Pasaman
Kondisi tebing yang ambrol di sepanjang aliran sungai Batang Pasaman (KLIKPOSITIF/Buyung Fhajri)

PASBAR , KLIKPOSITIF Warga sepanjang aliran sungai Batang Pasaman, Nagari Aia Gadang, Kecamatan Pasaman, Kabupaten Pasaman Barat cemas. Sebab, tebing yang ada di sepanjang sungai tersebut dikhawatirkan akan terban jika tidak secepatnnya dibangunkan bronjong guna menghambat derasnya air sungai.

Kepala Jorong Batang Umpai Eka Putra kepada KLIKPOSITIF , Minggu 31 Juli 2016 mengatakan, pembangunan bronjong tersebut adalah permintaan warga bantaran sungai tersebut. Warga meminta pembangunan itu dipercepat karena jika musim penghujan datang, lahan pertanian warga tergerus dibawa aliran sungai dan merugikan petani.

baca juga: Viral Video Pemukulan Siswa Berseragam SMP di Pasbar, Polisi Periksa Sejumlah Pihak

“Kuatnya hantaman air mengakibatkan tanaman pertanian seperti jagung, pohon pinang, jeruk dan kelapa sawit terjun bebas ke sungai. Kejadian tersebut sudah berlangsung puluhan tahun, namun tak kunjung juga dibangun,” ujar Eka.

baca juga: Video Pemukulan Siswa Berseragam SMP di Pasaman Barat Viral di Facebook

Kata Eka, permasalahan tersebut sudah disampaikan baik di tingkat pemerintah Nagari hingga pemerintah Kabupaten, tapi sampai sekarang tidak ada tindakan sama sekali. "Kita sudah menyurati Bupati perihal kewenangan pembangunan di sepanjang aliran sungai Batang Pasaman dan masih tertahan pada Satuan Kerja Kementerian PU di Provinsi yang mengakibatkan proses aspirasi warga menjadi terhambat," ucapnya.

Sementara, salah seorang petani jeruk, Siburman (54) mengatakan, musim hujan semakin dekat dan sebagian warga takut lahan tanaman hanyut dibawa air sungai akibat tidak adanya penahan tebing. Sekitar 3 Km areal pertanian di sepanjang bantaran sungai sudah terban di bawa air.

baca juga: Fraksi PDIP Minta Bupati Pasbar Fokus Bekerja, Bukan Fokus Kerja Gonta Ganti Pejabat

"Kondisi ini sudah mengancam puluhan hektar lahan pertanian dan ladang warga. Kalau tidak segera dibangun, tebing akan ambrol," jelasnya.

[Buyung Fhajri]

baca juga: Beberapa Kali Mutasi dan Rotasi Sejumlah Pejabat, Bupati Pasbar: Tidak Ada Tekanan Politik

Penulis: Agusmanto