Populasi Kerbau Sumbar Menurun Hingga 30 Ribu Ekor

Kerbau Sumbar
Kerbau Sumbar (Istimewa )

PADANG, KLIKPOSITIF - Jumlah atau populasi kerbau di Sumatera Barat mengalami penurunan, data terakhir yang diakui Kementerian Pertanian dari 120 ribu ekor hanya tinggal 90 ribu ekor.

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Sumbar Erinaldi membenarkan, pengurangan karena dibeberapa daerah menggunakan kerbau dalam proses adat tertentu. Walaupun demikian populasi di sejumlah daerah di Sumbar masih cukup aman.

baca juga: LPPM Unand Gelar Pelatihan Teknologi Produksi Ransum Unggas Lokal di Pulau Rajo Pessel

"Pesisir Selatan, Agam, Padang Pariaman, Sawahlunto dan Sijunjung masih cukup banyak dan terus berkembang," ujarnya usai mengikuti tes psikologis di Auditorium Gubernuran Sumbar, Senin, 9 September 2019.

Erinaldi mengakui, pihaknya memang tidak mendapatkan data secara detail populasi kerbau Sumbar. Meski begitu, pada sejumlah daerah produksi kerbau Sumbar masih stabil.

baca juga: GPPU Indonesia: Peternakan Indonesia Mesti Berubah

"Soal angka ini, kerbau kan bergelombolan jadi sulit menghitungnya. Dari yang masih tersedia terus berkembang dan beranak pinak," terangnya.

Dilanjutkannya, untuk mempertahankan populasi kerbau, pemerintah memberikan bantuan betina bagi kelompok tani di Kabupaten Agam. Kerbau ini khusus untuk menjadi penghasil dadih (susu fermentasi).

baca juga: Populasi Sapi Surplus, Pessel Hanya Punya Empat Dokter Hewan

"Bantuan ini juga sebagai dukungan pemerintah agar dadih tetap lestari. Kerbau tersebut nantinya juga dapat dijadikan indukan oleh kelompok yang diberi bantuan," tukasnya.

Penulis: Joni Abdul Kasir