Kabiro Umum Kemenag Nyatakan Maju di Pilkada Sijunjung

Kabiro Umum Kemenag RI, Syafrizal di Wisma Anggrek Muaro Sijunjung, Minggu 15 September 2019
Kabiro Umum Kemenag RI, Syafrizal di Wisma Anggrek Muaro Sijunjung, Minggu 15 September 2019 (Muhammad Haikal/Klikpositif)

SIJUNJUNG , KLIKPOSITIF -- Kepala Biro Umum (Kabiro Umum) Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI) Syafrizal, menyatakan diri maju di Pemilihan Kepala Daerah ( Pilkada ) Sijunjung yang akan digelar pada 2020 mendatang. Hal itu disampaikan putra asli Lubuktarok tersebut dihadapan seratusan Tokoh Masyarakat Sijunjung , di Wisma Anggrek Muaro Sijunjung , Minggu 15 September 2019.

"Saya merasa terhormat dan tersanjung atas kehadiran dan dukungan tokoh masyarakat, untuk maju dalam pemilihan pemimpin Sijunjung kedepan," katanya.

baca juga: Tidak Terima Anggota Keluarga Kalah Berkelahi, Ayah dan Kakak Ikut Aniaya Korban Hingga Meninggal di Sijunjung

Ia menambahkan, ada empat hal yang perlu diperhatikan untuk membangun daerah, yang menyangkut hajat hidup orang banyak yakni agama, kesehatan, pendidikan dan ekonomi. Dalam hal agama, lanjutnya, banyak sebenarnya persoalan agama yang perlu dibenahi dalam kehidupan bermasyarakat, yang tidak tergapai oleh kementerian maupun provinsi.

"Kemudian kesehatan, kita harus sehat dulu, baru bisa berpikir yang lain. Sekarang sudah ada Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) serta Puskesmas, perlu ditingkatkan juga fasilitas dan pelayanan," katanya.

Syafrizal melanjutkan, dalam hal pendidikan. Pendidikan merupakan pilar utama dari kemajuan sebuah daerah, Sijunjung memang banyak sekolah menengah, baik itu madrasah maupun umum, akan tetapi belum punya perguruan tinggi negeri, sehingga tidak banyak menghasilkan orang hebat.

baca juga: Gerindra Minta KPU Tegas Menolak Pecandu Narkoba Maju Pilkada 2020

"Insyaallah dalam waktu tidak lama lagi akan mengalih status Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Al Yaqin untuk jadi Sekolah Tinggi Agama Islam (STAIN). Fasilitasnya juga harus diperhatikan, giman kualitas akan meningkat kalau fasilitas tidak memadai," tuturnya.

Terakhir ekonomi, kita perlu mensurvei ulang apa yang bisa meningkatkan ekonomi masyarakat. "Penelitian kolonial Belanda yang bisa ditanam di Sijunjung ada dua karet dan kopi. Kita harus segera melakukan survei baru, apa yang layak ditanam sekarang ini, jangan hanya sekali panen tanaman itu tidak produktif lagi, ini penting bagi kesejahteraan masyarakat," ujarnya.

baca juga: Bawaslu: Ada Potensi Penyelewengan Dana Bansos Corona di Pilkada 2020

Sementara itu, untuk partai yang akan mendukung, Syafrizal mengaku sudah melakukan penjajakan dengan dua partai yakni, Partai Gerindra dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP). "Kita lihat saja nanti, pendekatan kan sudah tapi belum kontrak," tegasnya.

Tokoh Masyarakat Sijunjung , Syukur Hamidi mengatakan, untuk pemimpin Sijunjung kedepan butuh yang punya jaringan ke pusat, kalau tidak tidak akan maju. "Ini ada pada Bapak Syafrizal. Banyak kewenangan yang diambil oleh provinsi dan pusat, tentu yang memimpin Sijunjung kedepan yang punya jaringan ke pusat," katanya.(*)

baca juga: Segmen Sianok Cukup Aktif, BMKG Ingatkan Potensi Gempa Kuat di Sumbar

Penulis: Muhammad Haikal