Ini Respon Kapolda Sumbar Terkait Aktifitas Tambang Ilegal dan Pembalakan Liar di Solok Selatan

Kapolda Sumbar berkunjung ke Solok Selatan Kumpulkan Aspirasi Tokoh masyarakat dan Adat.
Kapolda Sumbar berkunjung ke Solok Selatan Kumpulkan Aspirasi Tokoh masyarakat dan Adat. (KLIKPOSITIF/ Kaka)

SOLOK SELATAN , KLIKPOSITIF -- Kapolda Sumbar Irjenpol Fakhrizal merespon maraknya aktifitas tambang ilegal dan pembalakan liar (Ilegal loging) di Solok Selatan .

"Nanti kita akan lakukan pendataan dan pemetaan, kita akan Carikan Solusi Terbaik untuk Masyarakat Solok Selatan ", Tegasnya di Padang Aro, Satu (21/9)

baca juga: Tujuh dari Sembilan Pasien Positif COVID-19 Solsel Sembuh, Novirman: Tetap Patuhi Protokol Kesehatan

Ia mengungkapkan, pihaknya sengaja rapel kunjungan selama tiga hari ke bumi sarantau sasurambi itu untuk mengumpulkan informasi berbagai persoalan didaerah itu.

"Saya sengaja berkunjung ke Solok Selatan untuk bersilaturahmi menampung apa permasalahan yang terjadi, baik internal maupun masyarakat eksternal", Katanya.

baca juga: Empat Hari Verifikasi Faktual, Ini yang Ditemukan Bawaslu Solsel

Terpisah Ketua LKAAM Solok Selatan Noviar DT Rajo Endah, mengharapkan kapolda bisa menertibkan sesuai aturan yang berlaku demi terwujudnya kesejahteraan masyarakat didaerah itu.

"Secara administrasi Solok Selatan memang sudah lepas dari status daerah tertinggal namun masyarakatnya belum," jelasnya.

baca juga: Tidak ada Warga Solsel Membuat SIM Gratis saat HUT Bhayangkara ke 74

"Untuk itu kita berharap beliau menertibkan kegiatan Ilegal didaerah ini agar kehidupan masyarakat bisa meningkat dan tidak tertinggal lagi", Harapnya.

Wali Nagari Lubuk Gadang mengungkapkan Sumber daya alam Solok Selatan melimpah tetapi belum memberikan manfaat bagi masyarakatnya.

baca juga: Seminggu Dirawat, Pedagang di Solsel Dinyatakan Sembuh dari COVID-19

"Kita berharap Kapolda bisa memberikan perhatian lebih terhadap Solok Selatan sehingga pengelolaan SDAnya sesuai aturan yang berlaku dan memberikan manfaat bagi masyarakatnya". Pungkasnya.

Sebelumnya Pemkab Solok Selatan menyurati Gubernur Sumatera Barat cq. Dinas ESDM Provinsi agar menertibkan aktivitas tambang di Sungai Anduriang Jorong Sapan Salak pinti kayu Nagari Pakan Rabaa Timur.

Ini menyusul adanya dugaan aktivitas tambang oleh perusahaan yang belum lengkap perizinannya.(Kaka)

Penulis: Eko Fajri