Disnakertrans Sijunjung Tingkatkan Peluang Lapangan Kerja dan Usaha Melalui TKM

Kepala Disnakertrans Kabupaten Sijunjung, Adlis
Kepala Disnakertrans Kabupaten Sijunjung, Adlis (Ist)

SIJUNJUNG , KLIKPOSITIF -- Untuk menekan angka penggangguran, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi ( Disnakertrans ) Kabupaten Sijunjung melaksanakan program Tenaga Kerja Mandiri (TKM).

Diketahui TKM sendiri juga bertujuan meningkatkan penyediaan lapangan kerja dan meningkatkan peluang usaha, bagi masyarakat dengan mengoptimalkan potensi daerah yang ada.

baca juga: Selain Taat Berlalulintas, Polres Sijunjung Imbau Pengedara Juga Taati Protokol COVID-19 saat Berkendara

Kepala Disnakertrans Kabupaten Sijunjung Adlis mengatakan, program TKM sudah dilakukan dua kali angkatan, dengan 20 peserta setiap angkatan, yang telah diseleksi dari proposal yang diajukan melalui Kantor Pemerintahan Nagari.

"Angkatan pertama dari Nagari Sungai Batung, Kecamatan Kamang Baru dan Nagari Kampung Baru, Kecamatan Kupitan," katanya di Muaro Sijunjung , Jumat 20 September 2019.

baca juga: Tidak Terima Anggota Keluarga Kalah Berkelahi, Ayah dan Kakak Ikut Aniaya Korban Hingga Meninggal di Sijunjung

Dalam program TKM, lanjut Adlis, peserta diberikan keterampilan berupa teori dan praktek sesuai usaha yang digelutinya.

"Sehingga pembekalan kewirausahaan menjadi proses transfer pengetahuan, sikap, perilaku dan keterampilan teknis tentang kebijakan pemerintah dalam pemberdayaan TKM tersebut," ujarnya.

baca juga: Segmen Sianok Cukup Aktif, BMKG Ingatkan Potensi Gempa Kuat di Sumbar

Adlis menambahkan, setelah diberikan pembekalan, pihaknya juga menyerahkan bantuan untuk menunjang pengembangan usaha TKM.

"Bantuannya sesuai apa yang dibutuhkan, kalau usahanya bergerak di bidang kuliner, kita bantu berupa kompor gas serta kuali, dan banyak lagi," jelasnya.

baca juga: Dua Labor Periksa 1.712 Sampel Swab, Jubir Sumbar: Bertambah 1 dari Kabupaten Sijunjung

"Untuk TKM Nagari Sungai Batung, kita bantu masing-masing peserta sebesar Rp2 juta, sementara untuk Nagari Kampung Baru, kita bantu secara berkelompok, dengan nila sebesar Rp45 juta," sambungnya.

Adlis melanjutkan, dalam waktu dekat TKM yang akan dilatih dari Nagari Taratak Baru, Kecamatan Tanjung Gadang.

"Kita utamakan yang pengangguran dan semi pengangguran, dan tentu akan lebih baik yang sudah memiliki usaha. Setelah itu kami juga akan lakukan monitoring dalam secara berkala sejauh mana perkembangan usaha dan kendala apa saja yang dihadapi," tuturnya.(Adv)

[Muhammad Haikal]

Penulis: Webtorial