Unand Kukuhkan Tiga Guru Besar dari FMIPA

Pengukuhan tiga guru besar di Unand
Pengukuhan tiga guru besar di Unand (KLIKPOSITIF/Joni Abdul Kasir )

PADANG, KLIKPOSITIF - Universitas Andalas ( Unand ) terus menambah guru besar di berbagai bidang ilmu. Hari ini (Selasa 24 September 2019) Unand mengukuhkan tiga guru besar sekaligus.

Ketiga guru besar tersebut berasal dari Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) tersebut Prof. Dr. Erizal Muckhtar, M.Sc, dengan hasil penelitian Studi Ekologi pada Plot Permanen Sebagai Upaya Mitigasi Terhadap Perubahan Iklim di Hutan Tropik.

baca juga: Dies Natalis Unand ke 64, Rektor: Mari Lanjutkan Pengembangan Unand

Kemudian, Prof. Dr. Syafrizal, Sy dengan hasil penelitian Kontribusi dalam Teori Graf dan Peluang Karier Matematikawan dan Prof. Dr. Yetrida Rilda, MS dengan hasil penelitian Kontribusi Nanoteknologi dalam Modifikasi Fungsi Senyawa Oksida Logam Sebagai Anti Septik Ramah Lingkungan.

Rektor Unand Prof. Tafdil Husni mengatakan, hasil dari penelitian ketiga guru besar tersebut sangat relevan dengan kondisi saat ini. Dia berharap ketiganya bisa menghadiri karya-karya baru dan berguna bagi masyarakatUniversitas Andalas ( Unand ) terus menambah guru besar di berbagai bidang ilmu. 

baca juga: Ini Tanggapan Pakar Politik Unand Tentang Pernyataan Puan Maharani

"Fisika dan Mipa dibutuhkan dalam era 4.0, dan ini tentunya ikut berdampak terhadap kemajuan Unand ," ujarnya.

Tafdil menyebutkan, pengukuhan tiga guru besar itu akan mendorong dan memotivasi dosen yang telah doktor menyiapkan diri menjadi guru besar . Menurutnya saat ini banyak bantuan tersedia untuk doktor kepala menjadi guru besar .

baca juga: 9 Mahasiswa Penerima Beasiswa Asal Myanmar Mulai Pendidikan di Universitas Andalas

Diakuinya, hasil riset guru besar Unand belum banyak dipakai oleh perusahaan atau dunia industri. Ada beberapa persoalan yang menyebabkan hal itu diantaranya peneliti Unand belum membuka diri, kemudian belum sesuai selera pasar dan tidak kekinian.

"Tantangan kita kedepannya bagaimana hasil penelitian kita berguna untuk bangsa dan negara," katanya.

baca juga: Kasus COVID-19 Kembali Meningkat di Sumbar, Kepala Laboratorium Unand Ingatkan Hal Ini

Pada kesempatan yang sama, Ketua Majelis Guru Besar Universitas Andalas Prof. Dr. Ir. Fauzan Azima, MS berharap, dosen yang sudah doktor kepala saat ini bisa secepatnya menjadi guru besar .

Apalagi, saat ini persyaratan yang diberikan Dikti tidak terlalu sulit ditambah dengan bantuan pendanaan dari pemerintah. "Kuncinya yakin, pasti bisa, apalagi tidak ada persaingan untuk menjadi guru besar ," ujarnya.(*) 

Penulis: Joni Abdul Kasir