Harga Tomat di Kota Padang Terjun Bebas

Tomat
Tomat (KLIKPOSITIF/Joni Abdul Kasir )

PADANG, KLIKPOSITIF - Harga tomat di beberapa pasar di Kota Padang, Sumbar terpantau terjun bebas. Di Pasar Pagi Dadok Tunggul Hitam misalnya, harga tomat turun menjadi Rp3.000-Rp4.000 per kilogram (kg) dari sebelumnya Rp10.000-Rp8.000 perkg.

Melimpahnya pasokan dari petani membuat harga komoditas sayur itu kian merosot.

baca juga: Rutin Minum Jus Pare, Bisa Sembuhkan Kanker hingga Kolesterol!

"Sudah sekitar satu bulan harga tomat turun. Saya ambil tomat dari pasar raya. Sudah dari sana harganya turun, kata pedagang di sana turunnya karena pasokan tomat melimpah," ujar Eti (30) Pedagang kebutuhan harian, Selasa, 1 Oktober 2019.

Eti pun tak berani untuk menyediakan persediaan yang banyak untuk dijual karena khawatir cepat membusuk. Saat harga normal, dia biasanya menyediakan tomat 4 karung untuk dijual. Namun kini jumlah itu dikurangi. Dia mengaku pembeli tetap ada, akan tetapi hanya membeli 2 kg paling banyak lantaran harga tomat turun terus.

baca juga: Minum Jus Lobak Rutin Setiap Hari, Rasakan Efek Ini pada Tubuh!

"Kalau harga turun begini ya stok paling 2 karung saja karena pembelinya juga kurang. Kalau kualitas tomatnya bagus, tapi harganya murah takut nyetok banyak-banyak," katanya.

Hal senada disampaikan pedagang lain, Rudah, 60 tahun. Dia ‎mengatakan saat ini harga tomat sedang anjlok hingga menyentuh angka Rp4.000 perkg. Sejauh ini, penyebab turunnya harga tomat tersebut dikarenakan banjirnya stok tomat dari petani.

baca juga: Benarkah Buah dan Sayuran Bisa Melawan Kanker?

"Sekarang harganya Rp4 ribu perkg. Sebelumnya, harganya bisa Rp8 ribu perkg," kata Rudah.

Rudah menuturkan Buah Tomat yang dijualnya semula diambil atau dibeli dari petani asal Alahan Panjang. Kondisi turunnya harga tomat, kata dia, telah berlangsung semenjak suasana Lebaran Idul Adha. Harga tomat yang anjlok membuat pedagang tomat merugi.

baca juga: Lindungi Usus dengan Konsumsi Sayur

"Karena dagangan mereka busuk di gudang penyimpanan. Selain banjirnya stok tomat, para petani menyebutkan faktor cuaca dan kabut asap turut memengaruhi harga tomat," ungkap Rudah.

Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Pangan kota Padang Syahrial Kamat mengatakan, fenomena kabut asap yang melanda kota Padang selama beberapa pekan terakhir berimbas terhadap menurunkan kualitas sayur mayur, buah-buahan. Kata dia, beberapa padi petani banyak yang patah dan turun kualitasnya.

Kendati demikian, Syahrial mengatakan ketersedian pangan di Padang dengan adanya kabut masih stabil. Begitu juga harga dan pasokan bahan baku di beberapa pasar Padang masih relatif stabil. Seperti harga cabai di pasar masih stabil kisaran Rp 40.000 perkilonya.

"Distribusi harga dan pasokan bahan pangan masih berada stabil. Saat ini daerah produksi masih aman dari dampak kabut asap, tidak seperti daerah yang lain," kata Syahrial.

Adapun harga bahan pokok di pasar raya Padang kisaran sebagai berikut. Harga beras sekitar Rp13.500 perkg harga cabai merahRp 40.000 perkg. Hanya tomat Rp4.000, harga telur ayam Rp Rp1.500 perbutir, bawang merah Rp25.000 dan bawang putih Rp30.000. (*)

Penulis: Joni Abdul Kasir