Tersebar di 23 Negara, Ikatan Pelajar Minang Internasional Badoncek untuk Dunsanak di Papua

Anggota IPMI di beberapa negara saat melakukan ramah tamah dengan anggota yang lain di luar negeri.
Anggota IPMI di beberapa negara saat melakukan ramah tamah dengan anggota yang lain di luar negeri. (KLIKPOSITIF/Ade Suhendra)

KLIKPOSITIF -Setelah mengeluarkan Surat Pernyataan Sikap terkait kondisi perantau Minang di Wamena, Papua beberapa waktu lalu, Ikatan Pelajar Minang Internasional (IPMI) rencanakan badoncek (menggalang dana) untuk membantu perantau Minang yang menjadi korban kerusuhan di Papua.

Hal ini disampaikan oleh Ketua IPMI Tareq Albana, Selasa 1 Oktober 2019 melalui pesan singkatnya via WhatsApp ke jurnalis KLIKPOSITIF . Mahasiswa tingkat akhir Jurusan Teologi Islam, Universitas Al Azhar, Kairo, Mesir tersebut menjelaskan pihaknya berencana akan melakukan aksi Badoncek seperti yang tengah dilakukan Pemprov Sumbar dan perantau lainnya.

baca juga: Ninik Mamak Kecamatan IX Koto Nyatakan Dukungan Ke Pasangan SR-Labuan

Menurutnya, sebagai Ketua Umum IPMI, dirinya akan melakukan sosialisasi terlebih dahulu kepada 160 anggota yang tersebar di 23 negara di dunia. "Besok atau lusa kami akan mulai sosialisasi ke seluruh negara secara online. Sebab pertemuan rutin yang kami lakukan agar diikuti oleh kawan-kawan di 23 negara adalah melalui online. Insya Allah setelah sosialisasi akan segera dilakukan aksi penggalangan dana untuk saudara Kita perantau Minang di Wamena, Papua," kata mahasiswa asal Lamposi Tigo Nagori, Kota Payakumbuh tersebut.

Ia mengatakan untuk saat ini tercatat sebanyak 160 orang anggota IPMI. Mereka yang masuk jadi anggota adalah mahasiswa Minang di luar negeri yang bersedia untuk memberikan kontribusinya ke Ranah Minang atau kampung halaman.

baca juga: Instruksi Pelarangan Pesta Nikah Diabaikan Warga, Pemkab Pessel : Camat dan Wali Nagari Harus Proaktif

"Beberapa negara yang tergabung dan dihuni oleh anggota IPMI adalah Mesir, Turki, Jerman, Korea, Arab Saudi, Amerika Serikat, Rusia, Australia, Swiss, Swedia, Malaysia, dan Kanada. Nantinya kami akan menggalang dana dan dukungan dari perantau Minang di dunia untuk dunsanak Minang di Papua, salah satunya nanti akan kita munculkan tagar #SaveMinangPapua," ujar Tareq Albana yang berencana ke Mesir besok, Rabu 2 Oktober 2019.

Ia berharap aksi yang dilakukan kawan-kawan di IPMI dapat meringankan beban dunsanak yang berada di Papua, terutama yang ingin kembali ke kampung halaman Ranah Minang . Kemudian kegiatan tersebut juga sebagai bentuk solidaritas sesama perantau Minang agar semakin peduli dengan sesama karena menurutnya perantau itu 'Saiduik Saparasaian'.

baca juga: Pemko Pariaman Kembali Salurkan Bibit Pertanian

Sebelumnya, hasil informasi dari Kabaghumas Pemprov Sumbar Jasman Rizal melalui akun pribadinya memberitahukan kepada publik di Grup Humas Pemprov Sumbar , hingga Senin 30 September 2019 pukul 18.57 WIB, saldo yang terkumpul di rekening atas nama Sumbar Peduli Sesama adalah sebesar Rp. 479.599.520. Ia pun juga terus mengajak dunsanak yang berniat ingin membantu duka warga Sumbar terdampak musibah di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua dan kalau tidak ada tempat penyaluran lain maka Pemprov Sumbar malalui Biro Bina Bintal Setda Prov Sumbar menyediakan rekening penampung di Bank Nagari dengan Nomor Rek 2101.0210.07340-3 Atas Nama Sumbar Peduli Sesama.

Ade Suhendra

baca juga: Begini Perkembangan Virus Corona di Bukittinggi, dari Awal Hingga Terjadi Penambahan Kasus Baru Tiap Hari

Penulis: Ramadhani