BKKBN Mundurkan Jadwal Pelaksanaan Harganas dengan Penas Tani

(KLIKPOSITIF/Khadijah)

PADANG, KLIKPOSITIF - Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana ( BKKBN ) mundurkan pelaksanaan Hari Keluarga Nasional (Harganas) 2020 yang rencana awalnya akan diselenggarakan bersamaan dengan Pekan Nasional Tani dan Nelayan (Penas Tani) 2020 di Sumatera Barat (Sumbar).

"Sebenarnya tidak ada masalah jika kegiatan ini dimundurkan, karena kita belum melakukan penyebaran undangan atau pun penyewaan hotel" kata Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno usai menggelar pertemuan dengan pihak BKKBN di Istana Gubernuran, Kamis (3/10).

baca juga: Masyarakat Sumbar Selalulah Pakai KB Selama Pandemi COVID-19!

Ia mengungkapkan, setelah dilakukan pengkajian ulang terkait masalah teknis jika kegiatan tersebut digabungkan, tampaknya hotel dan penginapan tidak cukup untuk peserta yang diperkiran jumlahnya mencapai ribuan orang per kegiatan.

Selain itu, dengan dimundurkannya jadwal tersebut sekitar satu minggu, maka fokusnya di tiap kegiatan akan menjadi lebih jelas dan terarah.

baca juga: Irwan Prayitno: Ketahanan Keluarga Penting untuk Menghadapi Pandemi COVID-19

Di sisi lain, Pemprov Sumbar merasa tidak memiliki masalah terkait kesiapan Pemprov Sumbar dalam masalah anggaran karena domain kedua acara ini berbeda dan sumber anggaran juga berbeda.

"Anggaran didukung Pusat. Harganas ditanggung oleh BKKBN sedangkan Penas Tani juga instansi masing-masing juga," katanya.

baca juga: DPR: Berdayakan Posyandu dan Penyuluh KB dalam Penanganan COVID-19

Menurut Irwan, pelaksanaan beberapa iven nasional di Sumbar termasuk Penas Tani dapat memberikan dampak ekonomi yang luar biasa, seperti konsumsi dan penyewaan hotel. Hal itu tentunya akan menambah kas daerah dengan banyaknya jumlah peserta dan tamu undangan yang datang ke Sumbar.

"Secara ekonomi tentunya berdampak sangat besar, terutama untuk pariwisata," katanya.

baca juga: Kepala BKKBN Sumbar Lantik Pejabat Administrator dan Pejabat Pengawas

Sementara itu, Deputi Bidang Keluarga Sejahtera dan Pemberdayaan Keluarga BKKBN M Yamin mengatakan dari sekian banyak kegiatan yang diselenggarakan hingga hari puncak, ada dua rangkaian besar kegiatan yakni pelayanan BKKBN pada masyarakat dan pemberdayaan masyarakat.

Untuk pelayanan pada masyarakat itu selain pelayanan kesehatan untuk masyarakat dan konseling dan sebagainya yang dilaksanakan tidak hanya di satu tempat namun juga ada di beberapa kabupaten kota di Sumbar.

"Hal ini bertujuan agar seluruh masyarakat Sumatera Barat merasakan dampak pelaksanaan Harganas di daerah mereka," katanya.

Di sisi lain, untuk pemberdayaan masyarakat seperti pelaksanaan program milik BKKBN juga disebar ke beberapa daerah di Sumbar. Salah satu programnya yaitu Kampung KB, nanntinya ada pembinaan-pembinaan yang ditekankan pada masyarakat berupa peningkatan ekonomi dan kegiatan lainnya.

"Berbagai kegiatan akan dilaksanakan di beberapa kota dan kabupaten walaupun tidak seluruh daerah, ini bertujuan agar masyarakat merasakan dampak pelaksanaan Harganas di Sumbar," katanya

Pada pelaksanaan kegiatan, jumlah peserta yang ikut diperkirakan jumlahnya sekitar 10 ribu orang yang akan memperingati iven Nasional tersebut.

"Jumlahnya tentu dapat bertambah karena masa persiapan cukup panjang yakni sekitar delapan hingga sembilan bulan lagi," katanya.(*)

Penulis: Khadijah