Diajak Guru Madrasah Ngopi, Kemenag Bahas Prestasi

(kemenag.go.id)

KLIKPOSITIF -- Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Kudus mengadakan Ngopi bareng Direktur Kurikulum Sarana Kelembagaan dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah Ditjen Pendidikan Islam Kemenag A. Umar.

Ngopi ini kali bukan sembarang Ngopi. Sebab, Ngopinya adalah Ngobrol Pendidikan Islam. Karenanya, bukan citarasa minuman yang dibahas,  tapi isu dan prestasi pendidikan Islam yang dibicarakan. 

baca juga: Ingat, Ini Panduan Pemotongan Hewan Kurban di Tengah Pandemi COVID-19

A Umar misalnya, mengingatkan guru MAN 2 Kudus tentang entitas yang  sudah melekat sebagai madrasah  berbasis riset. Hal itu menurutnya harus dipertahankan.

"Untuk yang lain, saya sarankan untuk belajar ke Malang, di Jalan Bandung pelajari seperti apa gila-nya mereka di sana," tantang Umar kepada para guru dan Komite Madrasah, di Kudus, Sabtu (05/10), yang dikutip dari kemenag .go.id.

baca juga: Sidang Isbat Awal Zulhijjah Digelar 21 Juli 2020

Hadir juga, guru dan tenaga kependidikan dari Madrasah Ibtidaiyyah Negeri (MIN) 1 Kudus dan Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 1 Kudus. 

"Jadi ke depan, jangan WA saya jika ada prestasi yang sifatnya masih tingkat Jawa Tengah, atau sebatas tingkat Kabupaten Kudus," tukas Mantan Ketua LP Maarif Jawa Tengah ini. 

baca juga: Ajukan Anggaran untuk Pengadaan VPN, Ini Alasan Kemenag

Artinya, lanjutnya lagi, madrasah di Kudus harus memacu diri untuk melakukan prestasi yang sifatnya tidak lagi lokal, namun harus nasional dan internasional.

Siswa MAN berhasil meraih juara pada ajang Kompetisi Sains Madrasah (KSM) tingkat Nasional yang berlangsung September 2019 di Manado.  Siswa MAN 2 Kudus yang dikenal sebagai madrasah berbasis riset ini juga ada yang berhasil mengukir prestasi di kancah internasional. 

baca juga: Legislator Pertanyakan Penggunaan Dana Haji 2020

Tim robotik MAN 2 Kudus berhasil memboyong 5 medali dari 5 kategori sekaligus dalam lomba International Robotic Competition (IRC) yang diselenggarakan dari 13 - 15 September 2019 di International Islamic University Malaysia (IIUM). (*)

Penulis: Iwan R