Pengoplos Minyak Tanah di Payakumbuh Diancam Pidana 6 Tahun

Minyak oplosan yang diamankan Polres Payakumbuh dari tersangka RI.
Minyak oplosan yang diamankan Polres Payakumbuh dari tersangka RI. (Ist)

PAYAKUMBUH , KLIKPOSITIF Polres Payakumbuh terus melakukan pendalaman terkait diamankannya satu ton lebih minyak tanah yang akan dioplos tersangka, RI (31) di Kelurahan Padang Tangah Payobadar, Kecamatan Payakumbuh Timur, Kota Payakumbuh , Sabtu (5/10) lalu.

Kapolres Payakumbuh , AKBP Dony Setiawan melalui Kasat Reskrim AKP Ilham Indrawan menyebut, dari satu ton lebih minyak tanah yang diamankan, belum semuanya dioplos.

baca juga: Pastikan Warga Taati Protokol Kesehatan di Hari Idul Adha, Satpol PP Payakumbuh Akan Berpatroli

"Yang sudah dioplos itu baru lima jeriken minyak ukuran 35 liter," jelas AKP Ilham, Senin (14/10).

Lebih lanjut, ia menyebut, pihaknya bekerja sama dengan Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Koperindag) untuk melakukan pengukuran volume minyak tersebut.

baca juga: Sempat Ditegur Sekda, Parkir Kendaraan di Balai Kota Payakumbuh Mulai Rapi

"Kami juga akan ke BPH Migas (Badan pengatur Kegiatan Hilir Minyak dan Gas Bumi) untuk mengambil keterangan ahli," terangnya.

AKP Ilham menerangkan, modus pelaku adalah dengan mengumpulkan minyak di Payakumbuh dan minyak tersebut berasal dari Palembang.

baca juga: Termasuk Elly Kasim, Ibu-ibu Indo Jalito Peduli Berkurban di Payakumbuh

"Tersangka RI diancam enam tahun penjara dengan pasal 54 Undang-Undang Migas Nomor 22 tahun 2002. Total minyak yang kita amankan itu sekitar 1,3 ton. Setelah dioplos rencananya akan diedarkan ke masyarakat," katanya.

AKP Ilham menjelaskan, pihaknya melakukan penangkapan terhadap RI, Sabtu (5/10) lalu sekitar pukul 11.45 WIB di Kelurahan Padang Tangah Payobadar Kecamatan Payakumbuh Timur, Kota Payakumbuh .

baca juga: Pemko Payakumbuh tak Fasilitasi Salat Idul Adha, Pelaksanaan di Masjid dan Lapangan Diizinkan

Diantara barang bukti yang diamankan adalah 35 jeriken ukuran 35 liter yang berisikan minyak sulingan industri perumahan, tujuh jeriken ukuran 68 liter yang berisikan minyak sulingan industri perumahan, lima jeriken ukuran 35 liter yang berisikan minyak hasil oplosan, satu buah tangki rakitan yang terbuat dari besi berwarna hitam.

Juga diamankan satu tangki plastik ukuran 1.000 liter yang berisikan 100 liter minyak sulingan industri perumahan, dua buah selang dengan panjang 1,5 cm, satu corong, satu ember, dan satu jeriken ukuran 68 liter.

"Tersangka beserta barang bukti diamankan di Polres Payakumbuh guna proses sidik," pungkasnya. (*)

Penulis: Taufik Hidayat