Agam Raih IGA 2019, Disdukcapil Sumbang 6 Inovasi Pelayanan

Bupati Agam bersama Kepala Dinas Dukcapil Agam dan OPD lainnya usai menerima anugerah IGA 2019
Bupati Agam bersama Kepala Dinas Dukcapil Agam dan OPD lainnya usai menerima anugerah IGA 2019 (Ist)

AGAM , KLIKPOSITIF -- Untuk ketiga kalinya, Pemkab Agam meraih penghargaan Inovative Government Award (IGA) 2019 dari Kementerian Dalam Negeri RI. Bupati Agam Dr. H. Indra Catri menerima langsung anugerah IGA 2019 yang diserahkan oleh Menteri Dalam Negeri RI Tjahyo Kumolo di Hotel Borobudur Jakarta, Senin malam (7/10).

Penghargaan ini didapatkan setelah serangkaian penilaian yang dilakukan oleh Kemendagri RI atas program inovasi yang dilaksanakan di Kabupaten Agam .

baca juga: Remaja Asal Bukittinggi Tenggelam Saat Mandi di Lubuk Antijam Malalak

Penghargaan ini diraih Pemerintah Kabupaten Agam setelah berhasil duduk di peringkat 6 kabupaten paling inovatif se-Indonesia.

Bupati Agam Indra Catri mengatakan prestasi ini sejatinya adalah perwujudan dari karakter dari masyarakat Agam . Selain itu inovasi merupakan hal penting yang termaktub dalam visi misi Kabupaten Agam . Oleh karena itu raihan ini layak disambut dengan suka cita, karena nama besar Agam sekali lagi berkibar di tingkat nasional.

baca juga: Bupati Agam Ikuti Upacara Peringatan Hari Bhayangkara ke-74 Secara Virtual

"Sejarah sudah membuktikan bahwa Agam kaya dengan tokoh yang melahirkan inovasi dan konsepsi baru yang bermanfaat bagi bangsa Indonesia. Malam ini sekali lagi Kabupaten Agam menunjukan bahwa warisan nama besar yang ditinggalkan oleh para pendahulu berhasil dijaga dengan baik," ujar Indra Catri.

Raihan ini sekaligus menjadikan Agam sebagai Kabupaten terinovatif di Pulau Sumatera dan kabupaten terinovatif nomor 2 di luar Jawa setelah Kabupaten Banggai.

baca juga: Sempat Hilang, Seorang Kakek di Agam Ditemukan Meninggal Tenggelam

Ini menjadi yang ketiga kalinya Agam menerima penghargaan IGA. Sebelumnya, Agam meraih IGA pada 2013 dan 2018.

Dari inovasi yang mendapatkan nilai tertinggi, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil menjadi penyumbang inovasi terbanyak. Ada 6 Inovasi Dinas Dukcapil Agam yang diikutsertakan dalam penilaian IGA 2019 .

baca juga: Segmen Sianok Cukup Aktif, BMKG Ingatkan Potensi Gempa Kuat di Sumbar

“Total ada 133 Inovasi yang kita ikutkan. Dinas Dukcapil adalah salah satu OPD terbanyak Inovasinya," kata Kepala Bappeda Agam , Drs Welfizar.

Kenam Inovasi tersebut adalah SMS Gateway, dengan skor 550, One Day Service, dengan skor 520, UDA (Urus Satu dapat Dua) dengan skor 480, Pelayanan Jebol dengan skor 380, Cakep Online dengan skor 350 dan Pelayanan Khusus Lebaran dengan skor 200.

Diakuinya inovasi Dinas Dukcapil Agam di tingkat nasional menjadi kebanggaan bagi instansi tersebut. Penghargaan itu akan dijadikan sebagai pelecut untuk terus memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Agam .

" Agam memang kaya inovasi, sesuai dengan arahan bapak bupati agar seluruh instansi/OPD membuat inovasi dalam memberikan pelayanan," kata Kepala Dinas Dukcapil Agam , Misran.

Hingga saat ini, Dinas Dukcapil Agam memiliki 9 inovasi yang telah diluncurkan semenjak tahun 2014 lalu. Kesembilan Inovasi tersebut, adalah one day service atau seluruh layanan dokumen kependudukan satu hari selesai yang diluncurkan pada 2014 , jemput bola (Jebol) dengan memberikan pelayanan keliling ke nagari, kecamatan, sekolah dan isbat terpadu yang diluncurkan pada 2014

Lalu program short message service (SMS) gateway berupa layanan persyaratan administrasi Dukcapil, informasi Dukcapil ada di genggaman anda yang diluncurkan pada 2014.

Pelayanan lebaran untuk para perantau dan lainnya yang dibuka dua hari setelah lebaran yang diluncurkan pada 2015.

Kemudian UDA bisa ditunggu gratis atau urus satu dapat dua dan bisa ditunggu gratis yang diluncurkan pada 2015.

UDA adalah salah satu unovasi yang terbukti bisa meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat. Inovasi UDA, mampu menjawab tantangan akan luas nya wilayah Agam .

“Luasnya wilayah Agam , mampu kita jawab dengan berbagai inovasi pelayanan, salah satunya UDA,” terangnya.

Diterangkan Misran, setiap harinya Dinas Dukcapil Agam mampu melayani 100 0rang warga yang akan mengurus Administrasi kependudukan. Rata-rata setiap hari, dikeluarkan 250 dokumen.

Dengan UDA, setiap masyarakat yang mengurus dokumen kependudukan, masing – masingnya bisa membawa pulang dua atau tiga dokumen. Dengan catatan persyaratan lengkap.

Selain itu Sistim Pelayanan Tiap Hari (Simpati Peduli) untuk merekam data wajib KTP yang diluncurkan pada 2018, Cek KTP online (Cakep Online) di situs www.cakep.agamkab.go.id.

Layanan itu sudah bisa diakses untuk melihat apakah KTP elektronik sudah selesai dicetak setelah perekaman yang diluncurkan pada 2018.

Sistim Perekaman Melenial (Siskamil Go To School). Inovasi ini mengunjungi sekolah dalam merekan data siswa yang telah berusia 17 tahun pada 17 April 2018 dan Vidio Tron atau papan informasi bagi masyarakat yang dipasang di depan Kantor Disdukcapil Agam yang diluncurkan pada 2019.

Penulis: Rezka Delpiera