Penuhi Kebutuhan Konsumen, PDAM Padang Pariamanan Manfaatkan Kembali Sumber Air Bersih Lama

Ilustrasi
Ilustrasi (Net)

PADANGPARIAMAN, KLIKPOSITIF -- PDAM Padang Pariaman mengaku untuk memenuki beutuhan masyarakat akan air bersih, tengah melakukan langkah-langkah antisipasi kekeringan didaerah itu.

Saat ini menurut pihak terakit, debit air untuk mengairi rumah masyarakat mengalami penurunan yang mencapai 60 persen dari biasanya.

baca juga: Ini Daerah-daerah di Padang Pariaman yang Miliki Potensi Bencana Alam

“Ada dua hal terkait masalah ini. Pertama mengharapkan pengertian masyarakat sebagai konsumen, kedua segera menyiapkan pekerjaan antisipasi," kata Direktur PDAM Padang Pariaman Aminuddin di Sikuliek, Kecamatan Batang Anai, Selasa 15 Oktober 2019.

Dia mengatakan, jajaran PDAM berada di Sikuliek dalam rangka percepatan pelaksanaan pekerjaan alternatif untuk memenuhi pelayanan kepada masyarakat sebagai konsumen di wilayah Batang Anai, Katapiang, Ulakan dan sekitarnya yang terdampak kekeringan.

baca juga: PDAM Tirta Alami Batusangkar Siapkan Rencana Bisnis, Wabup Zuldafri Ingatkan Hal ini

Pekerjaan alternatif tersebut merupakan pengolahan sumber baru memanfaatkan aliran Batang Anai di kawasan Lubuak Lonsong, Sikuliek.

"Sumber ini pernah ada sebelumnya, tapi tidak berfungsi. Kini memanfaatkan sisa dana penyertaan modal untuk kegiatan sasaran masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dengan biaya maksimal Rp 100 juta," sebut dia.

baca juga: Tragis, Sopir Angkot di Pasar Lubuak Aluang Jadi Korban Penusukan

Pekerjaan ini menurut Kepala Bagian Teknik PDAM Padang Pariaman Hendra Agusta sudah berlansung sejak beberapa hari lalu. Pelaksanaannya dikebut agar bisa siap sebelum pertengahan November mendatang.

“Sekali lagi, kami mohon masyarakat bisa memahami keadaan menurunnya debet air yang mencapai 60 persen dari biasanya. Insa Allah, jika pemungsian kembali sumber lama Lubuak Lonsong ini debet air akan kembali normal,” pinta Aminuddin. (Rehasa)

baca juga: Polres Pariaman dan Padang Pariaman Tangkap Kelompok Pencuri Motor

Penulis: Eko Fajri