Dinkes Pariaman: ISPU kembali Berada di Level Tidak Sehat

kabut asap selimuti daerah Jati Kota Pariaman.
kabut asap selimuti daerah Jati Kota Pariaman. (KLIKPOSITIF/ Rahesa)

PARIAMAN , KLIKPOSITIF -- Kabut asap kembali selimuti kota Pariaman . Perihal itu, Dinas Kesehatan Kota Pariaman menjelaskan bahwa Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) kembali berada dilevel tidak sehat.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Pariaman , Syahrul, menghimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran.

baca juga: Lakukan Perlawanan, Polres Padang Pariaman Bekuk Pelaku Penusuk Wanita dengan Timah Panas

"Saat ini ISPU di Kota Pariaman berada diangka 140 mikrogram/m3, atau berada dilevel tidak sehat," kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kota Pariaman , Syahrul, Rabu 16 Oktober 2019.

Dikatakannya juga, peningkatan pencemaran itu terjadi semenjak tiga hari belakangan, tepatnya Senin (14/10). Menurut dia, kemungkinan ketebalan asap semakin menjadi nantiknya.

baca juga: Pemko Pariaman Salurkan Bantuan untuk Pelaku UKM

"Kalau tidak ada hujan dan arah angin ke barat, berarti akan ada peningkatan untuk lebih buruk lagi," sebut Syahrul.

Berkaitan dengan itu, hingga hari ini belum ada kebijakan untuk meliburkan sekolah-sekolah.

baca juga: Bukan Macan Dahan, BKSDA Sumbar Pastikan Hewan yang Terperangkap di Padang Pariaman Anak Harimau Sumatera

"Melihat kondisi sekarang belum perlu meliburkan sekolah. Tapi lihat nantiknya, seandainya semakin parah tentu kami akan rapat koordinasi lagi dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD)," ucapnya.

Untuk itu kata Syahrul, pihaknya imbau kepada masyarakat, jangan dulu melakukan pembakaran, sebab itu akan lebih memperburuk kondisi udara di kota itu.

baca juga: Garis Polisi Dipasang di Lokasi Tertangkapnya Macan Dahan yang Mangsa Hewan Ternak Warga

Kemudian untuk masyarakat agar mengurangi aktifitas di luar ruangan dan menganjurkan untuk tetap memakai masker jika berada di luar ruangan dan gunakan kacamata dalam berpergian. Selanjutnya jaga kesehatan dan banyak minum air putih. (Rehasa)

Penulis: Eko Fajri