Kapolres Pasaman: Penambang Menggunakan Alat-alat Manual

12 orang warga Jawa Barat disuruh polisi ke luar dari lubang secara 30 meter dari bukit Simaliung Kabupaten Pasaman
12 orang warga Jawa Barat disuruh polisi ke luar dari lubang secara 30 meter dari bukit Simaliung Kabupaten Pasaman (KLIKPOSITIF/Man St. Pambangun)

KLIKPOSITIF - Kapolres Pasaman menyatakan 12 warga Kabupaten Garut, Jawa Barat yang menggali bukit Simaliung menggunakan alat-alat tambang manual.

"Mereka menggunakan alat-alat tambang manual seperti kincir air, cangkul, palu berat 3 kg, karung dan peralatan lainnya," ungkap Kapolres Pasaman , AKBP. Agoeng SW, Jumat 8 April 2016.

baca juga: Diduga Akibat Puntung Rokok, Rumah Amrizal Ludes Terbakar

Ia menyatakan, 12 warga Garut itu telah satu bulan berada di lereng bukit Simaliung. Saat penangkapan, mereka sedang menggali lubang dengan kedalaman 30 meter. "Mereka sedang di lubang dengan kedalaman 30 meter," tambahnya. 

Saat ini pihak kepolisian masih memeriksa 12 warga Garut itu. "Saat ini 12 orang penambang itu masih di periksa secara intensif di Satreskrim Polres Pasaman ," sebutnya.

baca juga: Satu Unit Rumah di Pariaman Terbakar, Kerugian Ratusan Juta Rupiah

Sebelumnya, tim gabungan Polres Pasaman menangkap 12 orang warga Jawa Barat yang diduga melakukan penambangan liar di bukit Simaliung Jorong Sungai Pandahan Nagari Sundatar Kecamatan Lubuk Sikaping, Kamis (7/4).

[Man St Pambangun]

baca juga: Arus Lalulintas Talu - Panti Sempat Putus Sekitar 10 Jam, Kini Normal Kembali

Penulis: Fitria Marlina