Wamenag: Radikalisme Tidak Hanya Bersumber dari Paham Keagamaan

Wakil Menteri Agama, Zainut Tauhid Sa'adi
Wakil Menteri Agama, Zainut Tauhid Sa'adi (fkusuma/kemenag.go.id)

KLIKPOSITIF -- Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid Sa'adi menegaskan bahwa radikalisme adalah persoalan yang kompleks. Radikalisme bukan semata persoalan paham keagamaan. 

"Ini sangat kompleks. Radikal tidak hanya bersumber dari paham keagamaan, tapi juga bisa bersumber dari persoalan sosial, ekonomi, ketidakadilan, dan lainnya," tegas Zainut Tauhid saat memberikan keterangan usai dilantik sebagai Wamenag di Istana Negara, Jakarta, Jumat (25/10), yang dikutip dari kemenag .go.id.

baca juga: PPIU Diminta Patuhi Prokes, Pelaksanaan Haji Tergantung Keberhasilan Penyelenggaraan Umrah

Baca juga : Jokowi Umumkan Wakil Menteri Kabinet, Ini Daftar Lengkapnya

Zainut menilai, penanganan radikalisme merupakan sesuatu yang sangat penting. Sebab, masyarakat Indonesia tentu ingin menjadi bangsa yang rukun, menjunjung tinggi nilai-nilai keadaban, kesusilaan, keagamaan. Sehingga, setiap tindkan dan gerakan yang di luar nilai-nilai itu, perlu diwaspadai.

baca juga: Ini 60 Finalis STQH Nasional ke-26, 1 Wakil Asal Sumbar Berpeluang Juara di Kategori Tafsir Bahasa Arab

Apalagi, lanjut Zainut, kalau mengacu pada hasil penelitian yang dilakukan lembaga survei, radikalisme sudah masuk di berbagai sektor, baik pendidikan, bahkan militer. 

"Ini harus bisa diurai dengan baik. Sehingga kita bisa cari solusi yang tepat. Radikalisme tidak hanya bersumber dari paham keagamaan," jelasnya. 

baca juga: Termasuk Sumbar, Ini 5 Provinsi yang Melaksanakan Seleksi CPNS Kemenag Hari Ini

"Kemeng akan serius. Harus diurai secara lebih komprehensif terkait masalah radikalisme . Kami akan mencari akar persoalannya sehingga bisa diberikan solusi sebaik-baiknya," tandasnya. 

Usai dilantik, Zainut Tauhid akan mendampingi Menag Jenderal (Purn) Fachrul Rozi menakhodai Kementerian Agama. (*)

baca juga: Jumlah Jemaah Haji Perempuan Lebih Dominan, Ini yang Dilakukan Kemenag

Penulis: Iwan R