Perantau Minang Aceh Deklarasikan IKM

IKM Aceh
IKM Aceh (dok.IKM Aceh)

KLIKPOSITIF -- Perantau Minang di Aceh mendeklarasikan Ikatan Keluarga Minang (IKM) Aceh yang dilantik Fadli Zon, Ketua IKM (26/10) di Gedung Asrama Haji Provinsi Aceh.

Ketua Umum IKM Aceh Syafwil Syarif, mengatakan, yang dilantik adalah DPW dan 3 DPD (DPD Lhokseumawe, DPD Banda Aceh, dan DPD Naga Raya).

baca juga: Filosofi Ayam dan Silek Minang

"Semoga organisasi Minang ini dapat membantu untuk kemajuan Aceh," ujar Syafril kepada KLIKPOSITIF .

Ia mengatakan selama ini perantau Minang di Aceh sudah punya organisasi, namun masih berada di level kabupaten dan kota.

baca juga: Budaya Merantau, Dimana Ada Kehidupan Disitu Ada Orang Minang

BACA JUGA: Aceh Akan Kembangkan Pasar Islami

Aceh itu, sebutnya, sangat luas. Jarak dari satu kabupaten ke kabupaten lain sangat jauh. Misalnya, dari Banda Aceh ke Singkil saja harus ditempuh dengan jarak 700 kilo.

baca juga: Minang Diaspora Salurkan Beasiswa

"Artinya, kalau berkeliling Aceh, pergi pagi, baru sampainya sore hari. Beda kalau di Sumbar, jarak dari Padang ke Bukittinggi bisa ditempuh dalam waktu dua jam perjalanan saja," ujarnya.

Oleh karena itu, sebut Syafril, dibutuhkan organisasi tingkat provinsi. Dan, IKM diharapkan dapat mengakomodir kesulitan tersebut.

baca juga: Kopi Minang Belum Bisa Penuhi Permintaan Pasar Internasional

IKM diharapkan dapat menjadi wadah bagi perantau Minang di Aceh--berkisar 35 ribu orang--untuk saling bersilaturrahmi. Mengabarkan berita baik dan buruk dan ajang saling membantu.

Saling tolong menolong ini pernah dilakukan IKM (dulu IKAMI Aceh) saat terjadi gempa 2009 di Sumbar. "Warga Acehlah yang pertama membantu saudara kita di kampung halaman," ujarnya.

[andika]

Penulis: Pundi F Akbar