Tjahjo: Pegawai KPK Akan Berstatus ASN, Bisa Jadi Pegawai Menpan RB

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Tjahjo Kumolo
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Tjahjo Kumolo (Net)

KLIKPOSITIF -- Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Tjahjo Kumolo memastikan pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK ) nantinya berstatus menjadi Aparatur Sipil Negara ( ASN ).

Pernyataan tersebut ditegaskannya dengan berlandaskan pada UU Nomor 19 Tahun 2019 tentang Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi atau UU KPK yang baru saja disahkan DPR RI pascarevisi UU Nomor 30 tahun 2002.

baca juga: Zona Kuning Corona, Tanah Datar Masih Terapkan Belajar Secara Daring

BACA JUGA:  Tjahjo Kumolo Buat Larangan ASN Pakai Cadar

"Sekarang kami menerima masukan-masukan, dari pejabat KPK juga kami susun. Nanti kita atur dengan baik," ujar Tjahjo di Kantor Gubernur DIY pada Senin (4/11/2019).

baca juga: Pemerintah Luncurkan Penjaminan Kredit Modal Kerja UMKM

Meski begitu, Tjahjo menyatakan tidak ada target untuk penetapan jumlah pegawai KPK yang jadi ASN . Namun, dia memastikan kebijakan tersebut tidak akan merugikan mereka. Sebab selain menjadi pegawai KPK , mereka nantinya bisa juga bekerja di instansi lainnya.

BACA JUGA:  Legislator Minta Menteri BUMN Fokus Sehatkan Perusahaan "Plat Merah"

baca juga: Ada Hal Unik saat Salat Subuh di Masjid Sejak COVID-19, Fahri Hamzah Terharu

"Tidak ada target, kan sudah sesuai undang-undang. Tapi kan enak, kalau sudah jadi PNS pegawai KPK bisa tugas di lembaga atau kementerian lain, bisa mutar di mana saja. Bisa jadi pegawai Menpan RB," ungkapnya.

Sebagai informasi, sesuai UU KPK yang baru, pegawai KPK nantinya akan menjadi ASN . Dalam UU tersebut, semua pegawai KPK menjadi PNS, termasuk penyelidik, penyidik dan admin pencegahan.

baca juga: Menkeu Tak Buka Lowongan CPNS Hingga 2024

BACA JUGA:  Kecelakaan di Etape 3 TdS 2019, Pebalap Irak Dilarikan ke RSUD dr Adnan WD Payakumbuh

Namun tetap ada proses seleksi untuk bisa menjadi PNS di lembaga antirasuah tersebut. Dengan status ASN , mereka nantinya bisa mengisi jabatan di semua kementerian dan lembaga negara. (*)

Sumber: Suara.com

Penulis: Eko Fajri