Ingin Jadi Wali Kota Bukittinggi, Aktor David Chalik Mendaftar ke Partai Gerindra

David Chalik saat mendaftar ke DPC Partai Gerindra Bukittinggi
David Chalik saat mendaftar ke DPC Partai Gerindra Bukittinggi (Istimewa)

BUKITTINGGI , KLIKPOSITIF -- Aktor dan presenter David Chalik mendaftar ke Partai Gerindra Bukitinggi, Rabu 6 November 2019. David Chalik merapat ke Partai Gerindra untuk ikut dalam bursa Pilkada Bukittinggi 2020.

Baca juga : Bukittinggi 2020 Didominasi Pengusaha" href="http://news. KLIKPOSITIF .com/baca/52640/bursa-pilkada-bukittinggi-2020-didominasi-pengusaha">Bursa Pilkada Bukittinggi 2020 Didominasi Pengusaha

baca juga: Surati Parpol, KPU Agam Minta APK Sudah Dibuka di Masa Tenang

David Chalik bukanlah orang pertama yang mendaftar ke Partai Gerindra, karena sebelumnya juga ada mantan anggota DPRD Sumbar Martias Tanjung yang juga menjabat sebagai Ketua DPD Partai Garuda Sumbar, mendaftar pada Jumat 1 November 2019, serta mantan anggota DPRD Bukittinggi Fauzan Haviz yang juga mantan Ketua DPD PAN Bukittinggi yang mendaftar pada Selasa 5 November 2019 kemarin.

Menurut Ketua DPC Partai Gerindra Bukittinggi , Ismunandi Sofyan, pada Kamis besok hingga Jumat lusa, juga akan ada tokoh yang mendaftar ke Partai Gerindra. 

baca juga: Anggota Moge Keroyok TNI, PN Bukittinggi Vonis BS 3 Bulan Penjara

"Tidak ada syarat khusus untuk mendaftar. Intinya, mau gak membangun Bukittinggi . Kami di sini, tugasnya hanya menampung siapa yang berkomintmen untuk memajukan Bukittinggi , kemudian melakukan proses administrasi," jelas Ismunandi Sofyan.

Terkait siapa nantinya yang akan dicalonkan sebagai orang nomor satu di Kota Bukittinggi , menurut Ismunandi Sofyan, DPC Gerindra Bukittinggi tidak memiliki kewenangan sampai di sana.

baca juga: Pilkada Bukittinggi, Perwaliko Dukung Erman Safar-Marfendi

"Nanti nama ini dibawa ke tingkat DPD (tingkat provinsi). Siap itu DPD akan lihat situasi, melihat pandangan masyarakat, serta akan meranking bakal calon. Setelah itu, hasilnya dikirim ke DPP (tingkat pusat), dan DPP akan juga menurunkan tim untuk menentukan siapa yang akan diusung," papar Ismunandi.

Terkait kehadiran David Chalik yang mendaftar ke Partai Gerindra, Ismunandi Sofyan mengaku dirinya sudah lama ingin membawa David Chalik ke Bukittinggi .

baca juga: IKP Tinggi, Bawaslu Agam Maksimalkan Pencegahan

"Dengan Gerindra menang di Bukittinggi , saya berpikir siapa kira-kira tokoh yang bisa dipercayakan di Bukittinggi . Pertama orangnya haruslah seorang enterpreneur, bukan pedagang, karena pedagang hanya memikirkan untung dan ruginya saja. Kedua punya wawasan, ketiga komit dengan Gerindra. Saat itu kemudian terlintas mencari David Chalik . Dari kecil kami sudah bersahabat. Sekitar satu bulan mencari, saya baru dapat kontak sekitar bulan Agustus," jelas Ismunandi Sofyan.

Sementara itu, David Chgalik mengaku cukup lama untuk memutuskan apakah maju atau tidak di Pilkada Bukittinggi 2020. 

"Dari awal saya hadir di sini ( Bukittinggi ), justru dari komunikasi awal dari Pak Is (Ismunandi Sofyan) selaku Ketua DPC Gerindra yang coba untuk menghadirkan kami datang ke Kota Bukittinggi . Katanya, kenapa gak coba datang, bangunlah kota ini. Saya jawab, saya pikir dulu, izinkan kami untuk melihat kota ini secara riil, nyata, objektif, apa yang kurang apa yang sudah bagus. Cukup lama kami komunikasi, dari bulan agustus belum memutuskan apa-apa," tutur David Chalik .

Ia melanjutkan, setelah memantapkan diri serta bersilaturahmi dengan sejumlah tokoh ulama, tokoh muda, politik, dan pihak lainnya, akhirnya diputuskan untuk ikut maju di Pilkada Bukittinggi 2020 dan mendaftar sebagai bakal calon wali kota dari Partai Gerindra. (*)

Penulis: Iwan R