Gunakan Airbus 330-300CEO, Batik Air akan Layani Penerbangan Umrah

Pemberian cinderamata dilakukan oleh Direktur Niaga Batik Air, Achmad Hasan kepada Presiden Direktur Dream Group, Muhammad Umar Bakadam bertempat di Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang
Pemberian cinderamata dilakukan oleh Direktur Niaga Batik Air, Achmad Hasan kepada Presiden Direktur Dream Group, Muhammad Umar Bakadam bertempat di Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang (Dokumentasi Batik Air)

KLIKPOSITIF -- Batik Air  (kode penerbangan ID) member of  Lion Air Group  akan memulai layanan penerbangan umrah perdana 2019-2020 atau 1441 Hijriah dari Indonesia dengan mengedepankan premium services airlines.

Kesungguhan Batik Air ialah menyediakan pelayanan dalam upaya meningkatkan kenyamanan tamu saat berada di pesawat (in-flight services) dengan upaya memperkuat pengalaman terbang bagi setiap tamu di kelas premium services berkonsep pre-flight, in-flight serta post-flight.

baca juga: Pilot Batik Air Alami Serangan Jantung, Begini Kronologisnya

Pelaksanaan umroh sebagai bentuk keseriusan Batik Air guna mengakomodir kebutuhan perjalanan ibadah. Batik Air berharap senantiasa mampu melayani tamu dengan pelayanan terbaik. Pada kesempatan ini, Batik Air melakukan penandatangan kerjama dalam General Sales Agent (GSA) bersama Dream Tour sebagai mitra perjalanan (tour and travel).

Penandatanganan dilakukan oleh Presiden Direktur Dream Group, Muhammad Umar Bakadam dan Direktur Niaga Batik Air , Achmad Hasan, bertempat di Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang.

baca juga: Batik Air Datangkan Pesawat Generasi Moderen Airbus 330-300CEO

Pada tahap awal, Batik Air bersama Dream Tour mempersiapkan dan menawarkan penerbangan ke Madinah – Bandar Udara Internasional Pangeran Mohammad bin Abdul Aziz, Arab Saudi (MED) dan Jeddah – Bandar Udara Internasional King Abdul Aziz, Arab Saudi (JED) dari delapan kota di Indonesia, yakni Banda Aceh, Medan, Palembang, Jakarta, Solo, Surabaya, Makassar dan Balikpapan.

Chief Executive Officer (CEO) Batik Air , Capt. Achmad Luthfie mengatakan, Batik Air sangat bangga melaksanakan kerjasama dengan Dream Tour dalam mempersiapkan perjalanan wisata religi bagi umat Muslim. Tujuan kerjasama ini menurutnya merupakan langkah strategis untuk memfasilitasi kebutuhan tamu beribadah ke tanah suci. Momen terbaik ini sekaligus diperkenalkan armada umroh menggunakan pesawat berbadan lebar (wide body) Airbus 330-300.

baca juga: Batik Air Datangkan Pesawat Baru Airbus 320-200CEO ke-44

Batik Air akan memperkuat pengembangan bisnis penerbangan berkonsep premium services airlines (full services), termasuk menambah layanan penerbangan jarak jauh (long haul) dengan tujuan ke Arab Saudi. Airbus 330-300CEO dinilai tepat menjadi bagian pendukung model bisnis dan mencerminkan kesungguhan dalam memperluas jaringan dengan tata letak kursi lorong ganda (double aisle) terdiri dari 18 kelas bisnis dan 374 kelas ekonomi,” papar Capt. Luthfie, dalam keterangan tertulis yang diterima KLIKPOSITIF .com, Jumat 8 November 2019.

Presiden Direktur Dream Group, Muhammad Umar Bakadam mengungkapkan, tahun ini Dream Tour mencatatkan sejarah penting perusahaan dengan mengembangkan bisnis melalui kerjasama Batik Air dalam menyediakan pilihan baru perjalanan umroh yang menawarkan premium services airlines.

baca juga: Batik Air Jadi Maskapai Pertama untuk Rute Soekarno Hatta-YIA Palangkaraya

"Dream Tour bangga memperkenalkan layanan ini, yang direncanakan penerbangan perdana mulai 10 Desember 2019," ujarnya.

Lebih lanjut menurut Muhammad Umar Bakadam, Dream Tour sebagai travel umroh terbaik di Indonesia, selalu berkomitmen dan amanah dalam memberikan pelayanan prima kepada seluruh jamaah yang hendak melakukan perjalanan spiritual umroh ke tanah suci.

Layanan umroh 2019-2020, Batik Air menargetkan tingkat kinerja ketepatan waktu (on time performance/ OTP) rata-rata 92%. Keseriusan ini seiring memberikan layanan istimewa kepada jamaah umroh sebagai tamu berdasarkan sistem terstruktur dan komprehensif antara perawatan pesawat, operasional di bandar udara serta keputusan cepat dan tepat. (*)

Penulis: Iwan R