Tertimbun Tanah, Korban Ditemukan Dalam Mobil Truk

Proses pencarian korban yang tertimbun tanah
Proses pencarian korban yang tertimbun tanah (KLIKPOSITIF/Halbert Caniago)

PADANG , KLIKPOSITIF -- Korban longsor tanah clay di Kelurahan Gunuang Sariak, Kecamatan Kuranji, Kota Padang mengalami luka berat di bagian kepala.

Seorang warga, Masrizal (42) yang melakukan evakuasi korban setelah kejadian tersebut mengatakan bahwa korban ditemukan di dalam mobil truk yang ia kendarai.

baca juga: Mau Ngopi dengan Tampilan Berbeda? Yuk ke Kedai Kopi Oppa Mahmud

"Tadi kami menemukan korban di dalam mobilnya dan menemukan korban atas nama Sukri alias Pak De (50) mengalami luka di bagian kepala belakangnya," ujarnya.

Baca berita terkait :

baca juga: Dinas Pertanian Padang Prediksi Penurunan Angka Hewan Kurban Tahun Ini Capai 30 Persen

Longsor , Kenek Alat Berat dan Sopir Truk Tertimbun" href="http://news. KLIKPOSITIF .com/baca/60510/tanah-tambang-gunung-sariek-kuranji-longsor--kenek-alat-berat-dan-sopir-truk-tertimbun">Tanah Tambang Gunung Sariek Kuranji Longsor , Kenek Alat Berat dan Sopir Truk Tertimbun

Longsor Tanah Clay di Padang Tertimbun saat Sedang Mengisi Tanah" href="http://news. KLIKPOSITIF .com/baca/60513/korban-longsor-tanah-clay-di-padang-tertimbun-saat-sedang-mengisi-tanah">Korban Longsor Tanah Clay di Padang Tertimbun saat Sedang Mengisi Tanah

baca juga: Pemko Padang Akan Bentuk Tim Pemeriksaan Hewan Kurban

Menurutnya, korban yang ditemukan meninggal dunia tersebut karena mobilnya dihantam longsor dan penyok di bagian kepala mobil sehingga korban terjepit.

"Kepala bagian belakangnya luka parah dan mungkin itu membuatnya meninggal dunia," lanjutnya.

baca juga: Belum Ada Teguran Untuk Restoran dan Tempat Hiburan yang Tidak Memberlakukan Protokol COVID-19

Setelah dievakuasi, korban langsung dibawa ke rumah duka di Kelurahan Ambacang, Kecamatan Kuranji. "Korban tadi sudah dibawa ke rumah duka," lanjutnya.

Sementara korban atas nama Arif (21) yang belum ditemukan menurutnya saat kejadian ia melompat keluar dari alat berat yang ia operasikan.

"Karena ia melompat keluar, makanya susah ditemukan dan hingga saat ini masih dicari," lanjutnya.

Hingga saat ini, Basarnas dan masyarakat masih melakukan pencarian terhadap korban dengan menggunakan empat unit alat berat.

[Halbert Caniago]

Penulis: Iwan R