"Tambuah Ciek" Raih 2 Penghargaan di Festival Nasional Tari 2016

Para penari di Tari Tambuah Ciek dan official tim berpose usai mendapat dua penghargaan.
Para penari di Tari Tambuah Ciek dan official tim berpose usai mendapat dua penghargaan. (istimewa)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Tari Tambuah Ciek yang dibawakan oleh anak-anak dari Sanggar Seni Tari Rumah Gadang, Nagari Cupak, Kabupaten Solok, Sumatera Barat berhasil meraih 2 dari 5 penghargaan yang disediakan pada Festival Nasional Tari 2016 di Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta, Rabu 10 Agustus 2016.

Mewakili Sumatera Barat pada FNT 2016 tingkat anak-anak, Kabupaten Solok sukses mengharumkan nama Sumatera Barat dengan meraih penghargaan pada dua kategori. Yakni, Penata Tari Terbaik dan Penari Terbaik.

baca juga: Pawang Sentak Ilau Inyiak Balang Sungai Liku

"Alhamdulillah, kami bisa membawa pulang dua penghargaan sekaligus. Pertama, penata tari terbaik yang diwakili Joni Andra selaku koreografer. Kedua, penari terbaik oleh Qory Sabrian. Bagi kami, ini merupakan hasil yang membanggakan," ujar Evi Nofrianti, Pimpinan Sanggar Seni Tari Rumah Gadang.

Berhasil menyaingi 34 kontestan lainnya, Evi menyampaikan bahwa penghargaan yang mereka raih tidak akan terwujud tanpa dukungan berbagai pihak. "Kami tidak berjuang sendiri. Banyak pihak yang membantu. Mulai dari Pemprov Sumbar, Pemerintah Kabupaten Solok, keluarga besar Nan Jombang Dance Company, hingga anggota DPD RI, Nofi Chandra. Entahkah itu moril maupun materil," ucapnya.

baca juga: Perantau dan Pengusaha Mendukung Kampuang Bendang, Kampung Tari

Berlangsung pada tanggal 6-7 Agustus.2016, Sanggar Seni Tari Rumah Gadang tampil di FNT 2016 pada hari Sabtu, 6 Agustus 2016, dengan nomor urut 17.  Tari Tambuah Ciek yang mereka bawakan, dimainkan oleh 5 orang penari dan 5 orang pemusik. Tari ini menceritakan bagaimana anak-anak perempuan di Minangkabau diajarkan memasak sambil bermain.

[Vendo Olvalanda S]

baca juga: Tari Piring Juarai Wold Cup of Folklore Bulgaria

Penulis: Agusmanto