Lagi, Polres Pessel dan Jajaran Temukan Kayu Tak Bertuan

Penemuan kayu yang diduga hasil ilegal logging
Penemuan kayu yang diduga hasil ilegal logging (Istimewa)

PESSEL , KLIKPOSITIF  -- Tim Opsnal Reskrim Polres Pesisir Selatan bersama tim Polsek Linggosari mengamankan sejumlah kayu tak bertuan di sekitaran hiliran Batang Sungai Air Haji, Kecamatan Linggosari Baganti, Kabupaten Pesisir Selatan , Senin 18 November 2019.

Ini bukan kali pertama ditemukan kayu tak bertuan, namun sebelumnya juga sering ditemukan kejadian serupa.

baca juga: PPP Pessel Jalin Koalisasi dengan Perindo

Baca juga :

Pessel " href="http://news. KLIKPOSITIF .com/baca/43090/tim-gabungan-kembali-temukan-potongan-kayu-tak-bertuan-di-pessel">Tim Gabungan Kembali Temukan Potongan Kayu Tak Bertuan di Pessel

baca juga: KPU Prediksi Jumlah Pemilih Pemula di Pessel Bertambah pada Pilkada 2020

Pessel " href="http://news. KLIKPOSITIF .com/baca/38658/60-kubik-kayu-tak-bertuan-ditemukan-di-pessel">60 Kubik Kayu Tak Bertuan Ditemukan di Pessel

Kapolres Pessel AKBP Cepi Noval melalui Kapolsek Linggosari Baganti Iptu Hardiyasmar mengungkapkan, kayu tersebut diduga merupakan aktivitas ilegal logging . Sedikitnya, polisi menemukan sebanyak 16 batang meranti.

baca juga: KKN di Tengah Pandemi, Mahasiswa KKN UNRI di Pessel Bagi-bagi Masker

"Masing-masingnya memiliki ketebalan dan lebar 20x25 sentimeter dengan panjang 4 meter. Sampai saat ini belum ada pemiliknya," ungkapnya kepada wartawan, Senin 18 November 2019.

Ia menjelaskan, awal mula penemuan kayu tak bertuan tersebut berdasarkan adanya informasi masyarakat, diduga kayu hasil ilegal logging tersebut dihanyutkan oleh oknum tertentu untuk dijual.

baca juga: Belajar dari Korsel, KPU Pessel Optimis Target Partisipasi Pemilih Tercapai

"Dari mana asal kayu- kayu itu masih dalam pendalaman, dan saat ini kayu-kayu tersebut sudah kami amankan," terangnya.

Lanjutnya, untuk menindaklanjuti penemuan tersebut pihaknya telah meminta keterangan wali nagari dan kepala kampung setempat.

"Hingga kini, kami sudah meminta keterangan Wali Nagari Air Haji Tenggara dan kepala kampung serta pemuda, tetapi tidak ada satu pun tahu siapa pemilik kayu tersebut," tutupnya.

[Kiki Julnasri]

Penulis: Iwan R