Tidak Miliki Saluran Irigasi dan Kekeringan, Warga di Sutera Tidak Bisa Turun Ke Sawah

Kondisi Areal Persawahan di Nagari Rawang Gunung Malelo Pessel sedang Dilanda Kekeringan
Kondisi Areal Persawahan di Nagari Rawang Gunung Malelo Pessel sedang Dilanda Kekeringan (KLIKPOSITIF/ Kiki Julnasri)

PESSEL , KLIKPOSITIF -- Sebagian kecamatan di Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat mengeluhkan kekeringan, hingga berdampak pada bidang pertanian masyarakat.

Pantauan KLIKPOSITIF , salah satunya terjadi di Kecamatan Sutera, tepatnya di Nagari Rawang Gunung Malelo. Sebagian petani yang biasa turun ke sawah saat ini terkendala karena lahan yang akan mereka garap mengalami kekeringan.

baca juga: DPRD Pessel Sebut Penghentian Gedung Baru RSUD Painan Tidak Bisa Sepihak

"Sudah sejak Agustus lalu, sampai saat ini kami tidak bisa turun ke sawah. Karena persawahan kami tidak teraliri irigasi, hingga tidak bisa turun ke sawah," ungkap Bilal Ujang (57) salah satu Ketua Kelompok Tani di Nagari Rawang Gunung Malelo kepada KLIKPOSITIF , Selasa 19 November 2019.

Ia menjelaskan, selain sawah, sebagian sumur juga mengalami kekeringan, dan memaksa warga harus mencari sumber air ke bendungan pusat irigasi setempat. Sebab, sejauh ini hiliran bendungan tersebut belum sepenuhnya memiliki saluran irigasi yang memadai.

baca juga: Terkait Pembangunan RSUD, Bupati Pessel: Kalau Saya Lanjutkan, Saya akan Menjadi Tersangka

"Tidak ada yang memadai, sampai saat ini sebagian masyarakat terpaksa mencuci dan mandi ke embung (bendungan)," terangnya.

Sementara itu, Camat Sutera Fachruddin menaggapi, kondisi tersebut memang terjadi akibat musim panas belakangan ini. Tidak hanya di satu titik tetapi hampir merata di Sutera, terutama areal yang tidak memiliki irigasi.

baca juga: Melirik Bisnis Kuliner Randang Ega di Pessel

"Sebagian lain masih bisa turun ke sawah, tapi yang tidak memiliki irigasi itu terjadi merata. Hingganya yang mengalami kekeringan tidak bisa ke sawah," ujarnya.

Lanjutnya, sejuah ini, untuk menyikapi persoalan kekeringan yang terjadi pihaknya mengoordinasikan bersama UPTD pertanian setempat. Setidaknya, dalam masa kemarau ini petani memiliki alternatif lain untuk turun ke sawah.

baca juga: Begini Suasana Musim Durian di Ganting Kubang Pessel

"Setidaknya pada cuaca seperti ini petani bisa beralih kepada jagung dan lainnya. Karena di daerah kita masih banyak tadah hujan, dan ini kita sudah sampaikan juga pada UPTD Pertanian dan PPL,"terangnya.

Hingga berita ini diturunkan, KLIKPOSITIF belum memiliki data lengkap, tentang jumlah hektare areal persawahan di Kecamatan ini. Namun, secara kasat mata kondisi ini hampir merata terjadi di wilayah ini. (Kiki Julnasri)

Penulis: Eko Fajri